Ilustrasi. (FOTO: Media Indonesia)
Ilustrasi. (FOTO: Media Indonesia)

AP I: Belum Ada Swasta yang Minat Bisnis Avtur

Ekonomi angkasa pura 1 Avtur
Suci Sedya Utami • 15 Maret 2019 07:28
Jakarta: PT Angkasa Pura (AP) I hingga kini mengaku belum menerima permintaan dari badan usaha lain terutama swasta untuk membuka bisnis bahan bakar jenis avtur di bandara-bandara yang dikelola di Indonesia bagian tengah dan timur.
 
Direktur Utama AP I Faik Fahmi mengatakan hingga kini pihaknya memang masih memprioritaskan PT Pertamina (Persero) untuk menjalankan bisnis avtur untuk pasokan kebutuhan penerbangan nasional. Faik menilai selama ini harga avtur yang dijual Pertamina sudah kompetitif.
 
"Sejauh ini saya belum dapat permintaan. Sejauh ini yang siap itu Pertamina," kata Faik ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Kamis, 14 Maret 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Faik mengatakan persoalan bisnis avtur sangat berkaitan dengan tahan. Menurut Faik lahan di bandara terbatas untuk dibangunkan sarana fasilitas untuk bisnis avtur.
 
Presiden Joko Widodo menginginkan agar harga avtur di Indonesia kompetitif. Salah satu caranya dengan membiarkan swasta masuk dalam bisnis tersebut.
 
Selama ini bisnis avtur dimonopoli oleh Pertamina. Jokowi mengaku baru mengetahui bahwa Pertamina menonopoli harga avtur di Bandara Soekarno-Hatta.
 
"Karena monopoli harganya jadi tidak kompetitif," kata Jokowi.
 
Jokowi mengatakan harga avtur di Indonesia terlampau tinggi bila dibandingkan dengan negara lain. Ia menyebut terpaut kurang lebih 30 persen. Jokowi menegaskan selisih tersebut harus dibenahi.
 
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan harga avtur saat ini cukup menganggu para pengusaha. Apalagi, harga avtur yang kelewat tinggi juga secara langsung melambungkan harga tiket pesawat. Kondisi itu juga dianggap tidak tepat di tengah upaya pemerintah untuk menggenjot sektor pariwisata.
 
"Itu yang harus dibenahi sehingga kalau nanti harganya sama dengan negara lain, ada yang namanya daya saing, ada competitiveness. Kalau ini terus-terusan ya nanti pengaruhnya ke harga tiket pesawat," jelas Jokowi.
 
Lebih jauh dia menambahkan ada banyak perusahaan swasta yang memiliki minat di bisnis avtur. "Loh banyak yang mau ngantre lah, saya pastikan ngantre," tandas dia.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif