Illustrasi. Dok : MI.
Illustrasi. Dok : MI.

Pemerintah Siap Berikan Izin AKR Jual Avtur

Ekonomi akr corpindo Avtur
Suci Sedya Utami • 27 Maret 2019 18:25
Jakarta: Pemerintah telah memberikan lampu hijau bagi PT AKR Corporindo untuk menjalankan bisnis avtur di Tanah Air. Selama ini bisnis Avtur di Indonesia dikuasai oleh PT Pertamina (Persero).
 
Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah akan memerintahkan otoritas pemberi izin yakni Ditjen Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk mempercepat progresnya. Termasuk opsi beroperasi untuk menjual avtur bagi pesawat mulai 1 April 2019.
 
"Ya kita mau kalau mereka minta tanggal berapa, ngapain tunggu lama-lama. Kenapa tidak kita berikan izin," tutur Luhut ditemui di Hotel Ayana Midplaza, Jakarta, Rabu, 27 Maret 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya Presiden Joko Widodo menginginkan agar harga Avtur di Indonesia kompetitif. Salah satu caranya dengan membiarkan swasta masuk dalam bisnis tersebut.
 
Selama ini bisnis Avtur dimonopoli oleh PT Pertamina (Persero). Jokowi mengaku baru mengetahui bahwa Pertamina menonopoli harga Avtur di Bandara Soekarno-Hatta.
 
"Karena monopoli harganya jadi tidak kompetitif," kata Jokowi bulan lalu.
 
Pertamina pun menyatakan siap menghadapi tantangan bisnis avtur ke depannya. Meskipun diakui Dirut Pertamina, Nicke Widyawati, hal tersebut tentu akan menjadi tantangan bagi Pertamina.
 
"Itu jadi tantangan buat kita dan kita siap," tutur Nicke.
 
Nicke mengatakan secara regulasi memang telah diatur bahwa bisnis avtur diperbolehkan untuk badan usaha lain. Salah satunya melalui Peraturan BPH Migas Nomor 13 Tahun 2008 tentang pengatutan dan pengawasan atas pelaksanaan penyediaan dan pendistribusian bahan bakar minyak penebangan di bandara.
 
Aturan tersebut menerangkan bahwa selama ini sebenarnya tidak ada larangan dari pemerintah bagi badan usaha lain untuk berbisnis avtur.
 
Selain itu, Menteri ESDM Ignasius Jonan pun telah mengeluarkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 17 K/10/MEM/2019 tentang formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran jenis bahan bakar minyak umum jenis avtur yang disalurkan melalui depot pengisian pesawat udara.
 
Formula perhitungan harga dasar ini nantinya dipergunakan oleh badan usaha sebagai pedoman untuk menetapkan harga jual avtur yang disalurkan melalui depot pengisian pesawat udara kepada maskapai penerbangan berbadan hukum Indonesia. Dalam menetapkan harga jual eceran avtur tersebut, ditetapkan batas atas margin sebesar 10 persen dari harga dasar.
 
"Ya memang secara regulasi sudah dibuka sudah lama semua boleh masuk. Tapi tentu ada persyaratan karena harus punya infrastruktur. Tapi persaingan itu menjadi hal yang biasa di mana-mana," jelas Nicke.

 

(SAW)
MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif