Ilustrasi -- FOTO: Antara/SAHLAN
Ilustrasi -- FOTO: Antara/SAHLAN

Susut Jaringan Listrik di Indonesia Makin Kecil

Mufti Sholih • 20 Desember 2014 10:48
medcom.id, Jakarta: Layanan listrik di Indonesia dinilai makin efisien. Data Bank Dunia menyebutkan jika susut jaringan listrik di Indonesia makin kecil.
 
Pengamat Kebijakan Layanan Publik dari Universitas Indonesia (UI) Agus Pambagyo, pun mengapresiasi PT PLN (Persero) dalam melakukan efisiensi. Sejak beberapa tahun terakhir, PLN dinilai berupaya mengefisiensikan segala lini.
 
"Kita perlu mengapresiasi upaya efisiensi yang telah banyak dilakukan PLN, sehingga bisa berdampak baik bagi layanan ke pelanggan," kata Agus Pambagyo, dalam siaran persnya, di Jakarta, Sabtu (20/12/2014).

Berdasarkan catatan Bank Dunia, pelayanan listrik kepada masyarakat di Indonesia yang saat ini dikelola oleh PLN memang menunjukan efisiensi yang terus meningkat. Diharapkan, ke depan efisiensi yang dilakukan PLN terus makin membaik.
 
PLN diketahui terus berupaya melakukan efisiensi dari semua aspek. Hingga akhir 2014, PLN telah melakukan upaya efisiensi di segala lini. Di sisi pengadaan barang, misal­nya, PLN kini menerapkan e-procurement dan joint procurement yang memungkinkan untuk mendapatkan harga beli lebih murah. Sementara terkait pasokan, terus berusaha memperkecil penggunaan bahan bakar minyak (BBM) di pembangkit mereka.
 
Selain dengan mengurangi tingkat penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di pembangkit listrik, PLN juga melakukan efisiensi susut jaringan. Yaitu dengan mengurangi energi listrik yang hilang selama proses pendistribusian dari pembangkit sampai ke konsumen.
 
Pada 2008, Bank Dunia mencatat susut jaringan energi listrik di Indonesia yang dikelola PLN rata-rata masih di kisaran 10,06 persen. Dengan upaya efisiensi, susut jaringan hingga pertengahan 2013 tercatat sudah di posisi 9,3 persen hingga 9,4 persen.
 
Besaran susut jaringan PLN tersebut masih jauh lebih efisien ketimbang Filipina, Brasil, dan India. Filipina pada 2008 masih di kisaran 12,6 persen, dan hingga pertengahan 2013 masih di angka 11,1-11,5 persen.
 
Adapun susut jaringan listrik di Brasil pada 2008 masih 16,6 persen, pada pertengahan 2013 masih di kisaran 16,5 persen. Sementara India, susut jaringan listrik pada 2008 sebesar 21,4 persen, dan pada pertengahan 2013 masih sebesar 21,1 persen.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AHL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan