Menteri ESDM Sudirman Said. (FOTO: Antara/Prasetyo)
Menteri ESDM Sudirman Said. (FOTO: Antara/Prasetyo)

Menteri ESDM: Sikap PLN Bisa Membahayakan Pencapaian EBT

Dheri Agriesta • 07 Januari 2016 19:12
medcom.id, Jakarta: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengungkapkan perselisihan antara anak usaha PT Pertamina (Persero), Pertamina Geothermal Energy (PGE), dengan PT PLN (Persero) bisa menghambat pengembangan energi baru terbarukan (EBT).
 
"Sudah disepakati Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan mendudukkan Pertamina dan PLN untuk memutuskan harganya. Kalau sikap PLN begini terus bisa membahayakan pencapaian EBT," tegas Sudirman, di Kantor Wapres, Jakarta, Kamis (7/1/2016).
 
Bahkan, Sudirman menekankan perlunya PLN untuk mengubah sikap dan mengubah cara pandang. "Mengubah sikap terhadap IPP termasuk IPP yang memproduksi EBT," ujarnya singkat.

Sudirman menambahkan, pihak Kementerian ESDM telah mengomunikasikan hal tersebut kepada kedua belah pihak. "Kita sudah berikan teguran berkali-kali untuk regulasi ditaati bukan untuk dipersoalkan," tambahnya.
 
Oleh karena itu, dia pun tidak akan mengeluarkan mekanisme baru akibat dari perselisihan tersebut. Karena aturan yang sudah dibuat ini hanya perlu dijalankan saja.
 
"Nanti kita evaluasi kalau PLN terus menerus begini. Aturan sudah ada sudah jelas semuanya tinggal dijalankan dan tidak boleh dipertanyakan lagi. PLN harus memperhatikan seluruh aturan dan jalankan itu saja," paparnya.
 
"Harga kan sesuatu yang bisa disepakati, tapi jangan kemudian menang-menangan, tapi tadi pesan Presiden juga IPP harus dijadikan partner bukan vendor bukan kompetitor," pungkasnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AHL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan