Pertamina Ambon Belum Siap Konversi Elpiji Tiga Kg
Gas 3 kg (ANT/Adeng Bustomi).
Ambon: PT Pertamina Ambon menyatakan rencana konversi elpiji tiga kilogram (kg) di Maluku, khususnya Kota Ambon belum dapat dilaksanakan tahun ini karena masih terbentur lahan penampung.

"Konversi elpiji tiga kg di Ambon sesuai rencana sebetulnya sudah dicanangkan sejak 2016 lalu, hanya saja belum dapat dilaksanakan sampai sekarang," kata Manager PT.Pertamina Cabang Ambon Tiara Desofi dikutip dari Antara, Minggu, 3 Juni 2018.

Dia menegaskan di Ambon belum ada sarana terkait infrastruktur seperti instalasi penimbunan dan pengisian LOG sehinggga konversi elpiji yang  tadinya direncanakan pada  tahun ini diundur lagi sampai waktu yang belum ditentukan.

Tiara mengatakan, walaupun pelaksanaannya diundur hingga waktu yang belum ditentukan tetapi Pertamina Cabang Ambon tetap akan menyediakan lahan dan rencana pembangunan infrastruktur dalam tahun ini.

"Jadi Pertamina Cabang Ambon tetap berusaha dengan menyiapkan lahan dan infrastruktur lainnya agar bisa dilaksanakan di Ambon," ujarnya.

Menurutnya, elpiji ini merupakan bahan bakar yang disubsidi pemerintah, sehingga peruntukannya sudah jelas.

"Karena itu kami berharap agar elpiji bersubsidi bisa dilaksanakan juga di Ambon guna memenuhi permintaan masyarakat," ujarnya.

Sedangkan elpiji yang saat ini beredar di Kota Ambon maupun beberapa daerah kabupaten di Maluku yang paling banyak yakni berukuran 12 kg, 5,5 kg, dan selalu siap guna memenuhi permintaan masyarakat baik keperluian rumah tangga, perhotelan maupun restoran.

"Stoknya cukup banyak sebab arus pasok dari Surabaya juga lancar, setiap minggu pasti ada saja stok yang masuk Ambon," ujarnya.



(SAW)