Presiden Direktur Adaro Energy Garibaldi Thohir. (FOTO: Medcom.id/Suci Sedya Utami)
Presiden Direktur Adaro Energy Garibaldi Thohir. (FOTO: Medcom.id/Suci Sedya Utami)

Sexy Killer dan Program Indonesia Terang

Ekonomi pertambangan adaro energy
Suci Sedya Utami • 16 Mei 2019 13:57
Jakarta: Sexy Killer menjadi salah satu film dokumenter yang menyita perhatian masyarakat dalam beberapa minggu terakhir, terutama menjelang hari H pencoblosan pemilu bulan lalu.
 
Film tersebut menggambarkan dampak negatif dari bisnis pertambangan batu bara yang ikut menyeret banyak nama-nama di belakangnya, baik dari kubu pasangan 01 hingga 02.
 
Presiden Direktur Adaro Energy Garibaldi Thohir, yang perusahaannya bergerak dalam bisnis batu bara, ikut angkat bicara. Garibaldi atau yang akrab disapa Boy Thohir ini merupakan saudara kandung Erick Thohir, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan nomor urut 01.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Boy menilai film tersebut diproduksi untuk kepentingan politik. Padahal Erick tak ada hubungannya dengan Adaro. Dalam artian Erick sibuk dengan urusannya sendiri dan bahkan dalam setahun pun belum tentu Erick datang menengok ke kantor Adaro, meskipun keduanya kakak beradik.
 
"Saya begitu melihat dihubungkan dengan politik jadi mikir, urusannya apa tuh filmnya," tutur Boy di Kawasan Gunawarman, Jakarta Selatan, Rabu malam, 15 Mei 2019.
 
Boy pun menjawab mengenai image batu bara dalam film tersebut yang dianggap sebagai barang kotor karena menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan. Dia bilang saat ini ada teknologi carbone capture technology yakni sebuah teknologi yang bisa menangkap emisi karbondioksida (CO2) hingga 90 persen yang dihasilkan oleh bahan bakar fosil termasuk batu bara.
 
Saat ini sudah banyak teknologi canggih yang bisa meminimalisir dampak buruk yang ditimbulkan oleh penggunaan batu bara. Adaro pun dalam proyek pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang berbahan baku batu bara telah menggunakan teknologiultra super critical.
 
"Studi Jepang bilang polusi yang dihasilkan dari penggunaan teknologi tersebut bisa jauh lebih kecil ketimbang polusi dari kendaraan bermotor," tutur dia.
 
Di sisi lain, Boy mengatakan penggunaan batu bara juga harus dipikirkan secara holistik. Apabila nantinya tambang batu bara ditutup, bisa jadi program Indonesia terang yakni seluruh daerah di Tanah Air bisa teraliri listrik tidak akan terwujud.
 
Sebab, PLTU membutuhkan pasokan batu bara untuk menggerakkan. Sementara untuk saat ini pembangkit dengan energi baru terbarukan (EBT) masih sangat minim.
 
Apalagi harga EBT saat ini masih sangat tinggi namun masyarakat inginnya harga listrik murah. Sementara semua tahu batu bara merupakan komponen energi yang harganya paling murah. Sehingga kebutuhan terhadap PLTU memang masih tinggi.
 
"Kalau PLTU batu bara ditutup semua, listrik kita mana cukup, EBT belum cukup. Kita mesti pikirkan kepentingan nasional yang lebih besar," ujar dia.
 
Data Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan rasio elektrifikasi hingga akhir 2018 mencapai 98,30 persen. Rasio elektrifikasi ditargetkan meningkat menjadi 99,90 persen. Adapun daerah yang tingkat elektrifikasi masih rendah di bandingkan yang lainnya yakni Nusa Tenggara Timur (NTT).
 
Lebih jauh, tambah Boy, bukan tidak mungkin bagi Indonesia untuk memperkecil porsi penggunaan batu bara yang dianggap merusak lingkungan dan menggantinya dengan EBT. Namun Indonesia perlu waktu untuk mengembangkan EBT.
 
Dia bilang semua ada masanya. Bahkan negara di Eropa dan AS yang saat ini berkoar-koar terkait dampak penggunaan batu bara pun, saat 100 tahun lalu pasti menggunakan batu bara dalam jumlah yang besar.
 
"Jadi semua ada zaman dan eranya. AS, Eropa bisa ngomong begitu, dulu 100 tahun lalu? Kita bertahap lah pelan-pelan. Pada saatnya nanti kita akan mendiversifikasikan diri juga ke yang lebih ramah lingkungan," jelas dia.
 

(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif