Pertamina Beri Layanan Gratis Konversi LPG Subsidi ke Nonsubsidi

Anwar Sadat Guna 17 April 2018 18:45 WIB
pertaminaelpiji 3 kg
Pertamina Beri Layanan Gratis Konversi LPG Subsidi ke Nonsubsidi
Ilustrasi Bright Gas. (FOTO: dokumentasi Pertamina)
Batam: PT Pertamina (Persero) menerapkan kebijakan baru untuk program trade-in produk bright gas 5,5 kilogram (kg). Untuk penukaran dua tabung kosong ukuran 3 kg, masyakarat hanya dikenakan biaya untuk isi elpiji dan ongkos kirim saja tanpa ada biaya tambahan trade-in bright gas 5,5 kg.

Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR I Rudi Ariffianto mengatakan dengan penerapan kebijakan baru tersebut, masyarakat hanya perlu mengeluarkan biaya sekitar Rp75.500 per tabung bright gas 5,5 kg dari sebelumnya sekitar Rp108 ribu.

"Adapun untuk konsumen yang hanya memiliki satu tabung elpiji 3 kg akan memperoleh satu tabung bright gas 5,5 kg berikut isinya dengan harga hanya Rp102 ribu. Sebelumnya biayanya mencapai Rp151 ribu," ujar Rudi, di Batam, Selasa, 17 April 2018.

Selain kebijakan baru tersebut, sambung Rudi, Pertamina juga menurunkan harga tabung perdana berikut isi bright gas 5,5 kg menjadi lebih terjangkau. Jika sebelumnya tabung beserta isinya tersebut dijual seharga Rp325 ribu, kini harganya turun menjadi Rp270 ribu per tabung.

"Kebijakan yang merupakan aksi korporasi tersebut mulai berlaku pada 11 April 2018. Konsumen dapat memperoleh layanan tersebut di outlet-outlet resmi elpiji nonsubsidi (5,5 kg) perusahaan," jelas Rudi.

Ia menambahkan aksi korporasi ini bagian dari upaya Pertamina menarik minat masyarakat untuk menggunakan bright gas 5,5 kg yang merupakan elpiji nonsubsidi. Pihaknya berharap program tersebut semakin banyak mengajak masyarakat merasakan kualitas penggunaan dan layanan produk elpiji ukuran 5,5 kg.

"Kami berharap semakin banyak konsumen beralih menggunakan elpiji nonsubsidi sehingga elpiji bersubsidi dapat digunakan oleh masyarakat yang benar-benar berhak," pungkasnya.

 



(AHL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360