Ilustrasi panas bumi. (FOTO: dok MI)
Ilustrasi panas bumi. (FOTO: dok MI)

PLTP Lumut Balai Unit I Siap Beroperasi Bulan Depan

Ekonomi pertamina geothermal energy
Suci Sedya Utami • 14 Agustus 2019 11:23
Jakarta: PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) menyatakan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai bisa mulai beroperasi secara komersial atau Commercial Operation Date (COD) paling lambat September 2019. Dalam rencana awal pembangkit ini seharusnya ditargetkan rampung pada Juli 2019.
 
"Akhir bulan ini atau awal bulan depan akan COD Lumut Balai," kata Direktur Hulu Pertamina Dharmawan H Samsu, dalam acara the 7th Indonesia International Geothermal Convention and Exhibition 2019, di JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 14 Agustus 2019.
 
Direktur Utama PGE Ali Mundakir menambahkan COD tahun ini merupakan unit yang pertama dengan kapasitas sebesar 55 megawatt (mw) di 2020. Ali mengatakan akan ada COD untuk unit kedua sebesar 55 mw. Artinya total kapasitas PLTP Lumut Balai sebesar 2x55 mw atau 110 mw.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Biasanya antara unit satu dan unit dua jedanya enam bulan," kata Ali.
 
Hingga saat ini total kapasitas pembangkit geotermal yang dikelola PGE mencapai sebesar 617 mw. Pengoperasian PLTP Lumut Balai Unit I akan menambah kapasitas total terpasang menjadi 672 mw hingga akhir 2019.
 
Adapun pembangkit listrik milik PGE yang saat ini telah beroperasi yakni PLTP Kamojang di Jawa Barat berkapasitas 235 mw, PLTP Lahendong di Sulawesi Utara 120 mw, PLTP Ulubelu di Lampung 220 mw, PLTP Sibayak di Sumatra Utara 12 mw, dan PLTP Karaha di Jawa Barat 30 mw.
 
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan tiga pembangkit geotermal berkapasitas total 180 mw akan beroperasi komersial pada 2019. Tiga pembangkit geotermal tersebut yakni PLTP Muaralaboh Unit I berkapasitas 80 mw, PLTP Sorik Merapi Unit I berkapasitas 45 mw, dan PLTP Sokoria Unit I berkapasitas 5 mw.
 
Hingga saat ini, pemanfaatan kapasitas total terpasang energi panas bumi di Indonesia adalah sebesar 1.948,5 mw. Sementara itu pemerintah melalui Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) telah menetapkan target pengembangan panas bumi sebesar 7.242 mw pada 2025.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif