Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati (kanan). Fpto: Medcom.id/Annisa Ayu.
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati (kanan). Fpto: Medcom.id/Annisa Ayu.

Pertamina akan Akuisisi Lapangan Migas Milik ADNOC dan Mubadala

Ekonomi pertamina
Annisa ayu artanti • 12 Desember 2019 17:28
Jakarta: PT Pertamina (Persero) akan meningkatkan portofolio di sektor hulu dengan mengakuisisi wilayah kerja (WK) migas di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA).
 
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan pihaknya tengah menjajaki wilayah kerja (WK) migas yang sudah berproduksi milik Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) dan Mubadala.
 
"Akuisisi luar negeri kami fokus ke wilayah kerja yang berproduksi," kata Nicke di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis, 12 Desember 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nicke menjelaskan akuisisi wilayah kerja migas yang sudah berproduksi ini merupakan siasat perusahaan untuk meminimalisir risiko.
 
"Untuk mengurangi risiko itu kami melakukan yang sudah produksi. Ini sudah kami jajaki di Abu Dhabi," ungkap dia.
 
Ia juga menjelaskan alasan membidik wilayah kerja migas di luar negeri untuk menambah cadangan migas dalam negeri. Pasalnya, produksi migas dalam negeri tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan.
 
Selain itu untuk mengantisipasi kasus hukum yang terjadi pada era eks direktur utama Pertamina Karen Agusiawan pada investasi blok Basker Manta Gummy (BMG), Nicke menuturkan perusahaan akan menggandeng penegak hukum dan transparansi dalam melakukan setiap perencanaan.
 
"Kami kerja sama dengan aparat penegak hukum dari tahap perencanaan. Jangan sampai ada hal-hal yang terlewat," tukas dia.
 
Berdasarkan data Pertamina, saat ini produksi migas di wilayah kerja luar negeri sebanyak 99 ribu BOPD dan 261 MMSCFD.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif