Group CEO MIND ID Budi G. Sadikin. FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu.
Group CEO MIND ID Budi G. Sadikin. FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu.

MIND ID Ambil Alih Divestasi Saham Vale

Ekonomi vale indonesia inalum
Suci Sedya Utami • 14 Oktober 2019 10:08
Jakarta: Mining Industry Indonesia (MIND ID) yang merupakan holding tambang dengan nama Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) bakal mengambil alih divestasi saham PT Vale Indonesia Tbk (PTVI) sebesar 20 persen.
 
Hal ini diawali dengan penandatanganan perjanjian pendahuluan untuk mengambil alih divestasi saham PTVI pada Indonesia yang dilakukan oleh kedua perusahaan tersebut bersama dengan para pemegang sahamnya, Vale Canada Limited (VCL) dan Sumitomo Metal Mining Co Ltd (SMM). Pemegang saham PTVI saat ini antara lain VCL sebesar 58,73 persen, SMM sebesar 20,09 persen, dan publik sebesar 20,49 persen.
 
"Penandatanganan perjanjian ini merupakan langkah awal dimulainya kerja sama strategis jangka panjang antara MIND ID dan PTVI. Perjanjian pendahuluan ini selanjutnya akan diikuti beberapa perjanjian definitif utama," kata SVP Corporate Secretary Rendi Witular dalam keterangan resmi, Senin, 14 Oktober 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Divestasi 20 persen saham PTVI merupakan kewajiban dari amandemen Kontrak Karya (KK) di 2014 antara PTVI dan pemerintah yang harus dilaksanakan lima tahun setelah amandemen tersebut. KK PTVI akan berakhir di akhir 2025 dan dapat diubah atau diperpanjang menjadi izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) sesuai peraturan perundang-undangan.
 
Pemerintah telah menunjuk Inalum sebagai holding tambang yang saat ini telah memiliki identitas baru sebagai MIND ID untuk mengambil saham divestasi PTVI. Langkah ini sesuai dengan mandat MIND ID untuk mengelola cadangan mineral strategis Indonesia dan mendorong hilirisasi industri pertambangan nasional.
 
"Partisipasi MIND ID di perusahaan tambang kelas dunia, seperti Vale Indonesia (Brasil) dan Freeport Indonesia (Amerika), merupakan bukti keberhasilan Indonesia dalam menjaga dan menarik investasi perusahaan global ke industri pertambangan nasional," ujar Group CEO MIND ID Budi G. Sadikin.
 
Melalui kepemilikan 20 perseb saham di PT Vale Indonesia Tbk, dan 65 persen saham di PT Aneka Tambang Tbk, MIND ID memiliki akses terhadap salah satu cadangan dan sumber daya nikel terbesar dan terbaik dunia.
 
Ke depannya akses ini secara strategis akan mengamankan pasokan bahan baku untuk industri hilir berbasis nikel di Indonesia baik hilirisasi industri nikel menjadi stainless steel, maupun hilirisasi industri nikel menjadi baterai kendaraan listrik. Akses ini juga akan mempercepat program hilirisasi industri nikel domestik, yang akan menghasilkan produk hilir dengan nilai ekonomis hingga 4-5 kali lipat lebih tinggi dari produk hulu.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif