Presiden Joko Widodo. (FOTO: MI/Ramdani)
Presiden Joko Widodo. (FOTO: MI/Ramdani)

Jokowi: Indonesia Semakin Berdaulat Energi

Ekonomi ketahanan energi
Annisa ayu artanti • 31 Desember 2018 09:55
Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan Indonesia semakin berdaulat atas kekayaan alam Indonesia.
 
Hal itu disampaikan Jokowi melalui akun Twitter resminya yang ditulis pada Senin, 31 Desember 2018 pukul 08.28 WIB. Dalam cuitannya, ia menyatakan bahwa beberapa blok migas seperti Blok Mahakam yang berlokasi di Kalimantan, Blok Rokan di Riau, dan delapan blok migas terminasi berhasil kembali dikelola oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Pertamina (Persero) setelah dikelola oleh perusahaan-perusahaan asing.
 
Selain wilayah kerja migas, ia juga menyampaikan, akhirnya pemerintah telah menjadi pemegang saham mayoritas di tambang Papua yang selama ini dikelola oleh PT Freeport Indonesia, anak usaha perusahaan tambang raksasa Freeport McMoran.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Blok Mahakam di Kalimantan, Blok Rokan di Riau, dan delapan blok migas lain yang puluhan tahun dikelola perusahaan asing, kembali ke Pertamina. Freeport tahun ini juga kita miliki 51 persen. Kita menutup 2018 sebagai bangsa yang semakin berdaulat atas kekayaan alam sendiri," kata Jokowi dalam cuitannya.
 

Blok Mahakam sebelumnya dioperatori oleh PT Total E&P Indonesie. Per 1 Januari 2018, setelah 50 tahun blok migas tersebut dikuasai perusahaan asing akhirnya Pertamina mengelola blok migas tersebut.
 
Kemudian Pertamina juga dipercaya untuk mengelola delapan blok migas terminasi yaitu Tuban, Ogan Komering, Sanga Sanga, North Sumatera Offshore, Southeast Sumatra dan East Kalimantan & Attaka.
 
Lalu di pertengahan tahun, Pemerintah mengambil keputusan besar yaitu memilih Pertamina untuk mengelola salah satu ladang minyak terbesar di Indonesia yakni Blok Rokan.Blok Rokan akan habis masa kontraknya pada 2021. Blok tersebut sebelumnya dikuasai PT Chevron Pacific Indonesia.
 
Pada akhir tahun, akhirnya pemerintah berhasil menjadi pemegang saham mayoritas atas tambang Freeport di Papua.
 

 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi