Ilustrasi (MI/Bagus Suryo)
Ilustrasi (MI/Bagus Suryo)

Dua pembangkit Listrik di NTB Siap Diresmikan

Ekonomi listrik pembangkit listrik energi listrik
Antara • 23 Juli 2019 11:02
Mataram: Dua Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) yang dibangun di Kabupaten Sumbawa, dan Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), segera diresmikan. Hal itu karena proyek pembangunannya sudah selesai 100 persen.
 
"Rencananya akan diresmikan dalam minggu ini oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Iganisius Jonan," kata Asisten Manajer Komunikasi PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) Lalu Irlan Jayadi, seperti dikutip dari Antara, di Mataram, Selasa, 23 Juli 2019.
 
Ia menyebutkan dua pembangkit listrik yang akan diresmikan tersebut adalah PLTMG Sumbawa berkapasitas 50 mega Watt (MW) di Desa Labuhan Badas, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa, dan PLTMG Bima berkapasitas 50 MW, di Dusun Bonto, Kelurahan Kolo, Kecamatan Asakota, Kota Bima.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kedua pembangkit listrik tersebut dibangun sejak Oktober 2017 bersamaan dengan lima pembangkit listrik lainnya yang tersebar di beberapa kabupaten/kota di NTB, dan di Nusa Tenggara Timur. Ketujuh pembangkit listrik yang dibangun mulai 2017 dengan nilai investasi Rp6 triliun tersebut berkapasitas 400 MW.
 
Irlan mengatakan peresmian PLTMG Sumbawa, dan PLMTG Bima, juga akan bersamaan dengan peresmian PLTM Maumere di NTT yang berkapasitas 40 MW. "PLTMG Sumbawa dan PLTMG Bima sudah selesai uji coba dan sudah masuk dalam sistem kelistrikan di Pulau Sumbawa (Sumbawa-Bima)," ujarnya.
 
PLN UIP Nusra, kata dia, sudah menyiapkan keandalan sistem kelistrikan di Pulau Sumbawa, seperti di Pulau Jawa, sehingga masyarakat di lima kabupaten/kota di pulau tersebut tidak perlu khawatir terjadi pemadaman bergilir (byar pet).
 
Proyek pembangunan tol listrik 150 kilo Volt (kV) Sumbawa–Bima sepanjang 461 kilo meter sirkuit (kms) dengan jumlah tower sebanyak 748 unit yang tersebar dari Kabupaten Sumbawa sampai dengan Kota Bima.
 
"Jadi sistem kelistrikan Sumbawa dan Bima sudah terkoneksi, tidak lagi berdiri sendiri seperti sebelumnya. Keduanya saling mengisi, itu lah keandalan tol listrik Pulau Sumbawa yang sudah terbangun," pungkas Irlan.
 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif