Ilustrasi tambang Freeport. (FOTO: AFP)
Ilustrasi tambang Freeport. (FOTO: AFP)

Sah, Tambang Freeport Dibayar Lunas!

Ekonomi freeport inalum
Annisa ayu artanti • 21 Desember 2018 16:49
Jakarta: Pemerintahan Joko Widodo akhirnya memiliki persentase mayoritas atas tambang emas terbesar Amerika Serikat di Papua di pengujung 2018 ini.
 
Presiden Joko Widodo di Istana Negara mengatakan bahwa keputusan hari ini adalah keputusan besar untuk kemakmuran rakyat. Sebab seluruh pendapatan baik yang berasal dari pajak dan non-pajak akan diberikan kepada rakyat Indonesia.
 
"Tadi juga disampaikan nantinya income pendapatan baik dari pajak maupun non pajak royalti semuanya akan tentunya saja kan lebih besar lebih baik," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 21 Desember 2018.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mengenai masalah lingkungan, pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian mineral sudah selesai sertasudah disepakati.
 
"Dan terakhir saya juga mendapatkan laporan hal hal yang berkaitan lingkungan yang berkaitan dengan smelter semuanya juga telah terselesaikan dan sudah disepakati," ujar dia.
 
"Akhirnya semuanya sudah kumplit," imbuh dia.
 
Jokowi juga menuturkan, masyarakat papua juga diharapkan tidak khawatir mengenai keputusan ini pasalnya pemerintah daerah juga memperoleh 10 persen dari saham Freeport Indonesia. Jokowi berpesan kedepannya semuanya tinggal bekerja menggarap tambang terbesar itu.
 
"Dan tinggal bekerja saja. Dan juga terakhir masyarakat di Papua juga akan mendapatkan 10 persen dari saham yang ada. Dan tentu saja. Di Papua juga akan mendapatkan pajak daerah," tutup dia.
 

 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif