Petugas mengecek kesiapan BBM di TBBM Boyolali. (FOTO: MTVN/Annisa Ayu)
Petugas mengecek kesiapan BBM di TBBM Boyolali. (FOTO: MTVN/Annisa Ayu)

Keberadaan Pertalite Menggerus Konsumsi Premium di Boyolali

Ekonomi premium pertalite
Annisa ayu artanti • 17 Agustus 2017 15:22
medcom.id, Boyolali: PT Pertamina (Persero) menyatakan hampir satu tahun lebih keberadaan Pertalite di Boyolali, Jawa Tengah menggerus konsumsi premium.
 
Operation Head TBBM Boyolali Soeprijantoro mengatakan pada saat awal pertalite diluncurkan di Boyolali tingkat konsumsinya sekitar 400 kiloliter (kl) per hari. Namun saat ini sudah mencapai 1.575 kl per hari.
 
Sementara dulu, konsumasi premium tercatat sekitar 2.000-2.500 kl per hari dan saat ini hanya 900 kl per hari. Perpindahan konsumsi ini karena banyak masyarakat yang sudah beralih menggunakan BBM dengan kualitas lebih baik.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dulu premium 2.000-2.500 kl, sebelum ada pertalite. Awal ada pertalite dulu hanya 400 kl," kata Soeprijantoro di TBBM Boyolali, Jawa Tengah, Kamis 17 Agustus 2017.
 
Meskipun ada pergeseran konsumsi tersebut, Pertamina menampik pergeseran dikarenakan kesengajaan pengurangan suplai premium di TBBM Boyolali.
 
TBBM Boyolali tetap menyalurkan berbagai jenis BBM seperti pertamax, premium, pertalite, dan solar di Boyolali, Surakarta, Klaten, Wonogiri, Sukoharjo, Karanganyar, Salatiga, Semarang Selatan, Purwodadi, dan Jawa Timur (Pacitan, Ngawi, Magetan) sesuai dengan permintaan dari TBBM Lomanis melalui jalur pipa sepanjang 246 km.
 
"Tidak ada pengurangan produksi premium. Hanya memang konsumsi pertalite menyalip," ucap dia.
 
Dia menjelaskan, TBBM Boyolali menyalurkan BBM ke 223 APBU, 87 industri seperti tekstil dan garmen, PT KAI, PT PLN dan 14 kabupaten. Berdasarkan informasi, pada Mei 2017 TBBM Boyolali menyalurkan premium 900 kl per hari, solar 1.170 kl per hari, pertamax 610 kl per hari, dan pertalite 1.575 kl per hari.
 

 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif