medcom.id, Surabaya: Pemerintah dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan segera mengusulkan usulan pengalihan subsidi solar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2016.
Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan, nantinya pengalihan subsidi solar tersebut akan dialokasikan untuk pembiayaan sektor produktif lainnya. Salah satunya adalah pengembangan energi baru dan terbarukan dan program Indonesia Terang.
"Dibahas tapi keputusannyan kita tunggu di APBN-P 2016. Subsidi kan dibentuk dari Undang-Undang APBN-P, jadi mau digeser, dikurangi, dan ditambah harus melalui proses yang sama," kata Sudirman Said, saat ditemui di Hotel Santika, Surabaya, Kamis (31/3/2016).
Menurutnya, subsidi solar yang ada saat ini dinilai tidak tepat sasaran. Oleh karena itu, perlu ada revisi terkait dengan subsidi solar yang tercantum pada APBN 2015 yakni Rp16 triliun tersebut.
"Harus selalu ada usaha untuk mengarahkan kembali subsidi untuk sekor yang produktif dan tepat sasaran. Saat ini kita lihat Rp1.000 untuk solar itu dianggap tepat sasaran atau tidak. Dan itu (pengalihan subsidi) mekanismenya ada di APBN-P," jelas dia.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan