Menteri ESDM Ignasius Jonan. Foto: Kementerian ESDM
Menteri ESDM Ignasius Jonan. Foto: Kementerian ESDM

Periode 2014-2019, Pertumbuhan Listrik Capai 40%

Ekonomi listrik pembangkit listrik pln kementerian esdm tarif listrik
Suci Sedya Utami • 09 Oktober 2019 18:56
Jakarta: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengapresiasi pertumbuhan sektor ketenagalistrikan selama beberapa tahun terakhir ini. Apalagi hingga akhir 2019 akan ada tambahan sekitar 19 gigawatt (GW) listrik. Sedangkan sampai akhir 2024, direncanakan penambahan pembangkit listrik akan menjadi 90 GW.
 
"Mengenai kapasitas listrik terpasang 2014 lebih kurang 50 GW, sekarang 65-66 GW, hingga akhir 2019 sekitar 70 GW, ada sekitar 19 GW tambahan kapasitas terpasang. Banyak tambahannya, sekitar 40 persen dalam lima tahun terakhir," ujar Jonan, dalam Pameran Hari Listrik Nasional di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu, 9 Oktober 2019.
 
Selain tambahan kapasitas pembangkit listrik, Jonan juga memberikan apresiasi atas bantuan sambungan listrik gratis dari stakeholder dan pegawai Kementerian ESDM, PLN, dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang telah mencapai 525 ribu sambungan listrik dari sekitar 700 ribu rumah yang belum berlistrik.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pegawai Kementerian ESDM mampu mengumpulkan hampir 3.000 sambungan listrik, pegawai PLN 40 ribu sambungan, 100 ribu sambungan dari BUMN, dan 325 ribu sambungan dari stakeholder Kementerian ESDM.
 
"PLN dan Ditjen Ketenagalistrikan mengidentifikasi 700 ribu rumah tangga yang kurang mampu. Biaya pasang listrik sekitar Rp700 ribu, rumah tangga ini tidak mampu. Apa yang kita usahakan? Kita menggalang semua stakeholder untuk partisipasi. Kurangnya 125 ribu. Kita minta Plt Dirut PLN untuk selesaikan sisanya, karena ini bisnisnya PLN," tutur Jonan.
 
Selanjutnya untuk rasio elektrifikasi, Jonan menyebut, capaian saat ini telah melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah nasional (RPJMN). Saat ini rasio elektrifikasi telah mencapai 98,83 persen.
 
"Harapannya bisa 99 persen di tahun ini. Kalau di RPJMN target akhir 2019 (rasio elektrifikasinya) 97,6 persen, jadi kita sudah jauh melebihi. Ini juga dilaporkan di sidang kabinet, ini merupakan capaian luar biasa, melebihi target," pungkas Jonan.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif