Menteri BUMN Rini Soemarno bersama Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto dan Direktur Pengolahan Pertamina Rahmad Hardadi saat berkunjung ke kilang Rosneft. (FOTO: dokumentasi Pertamina)
Menteri BUMN Rini Soemarno bersama Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto dan Direktur Pengolahan Pertamina Rahmad Hardadi saat berkunjung ke kilang Rosneft. (FOTO: dokumentasi Pertamina)

Pertamina Lakukan Penjajakan di Kilang Rosneft

Ekonomi kilang tuban
Annisa ayu artanti • 19 Mei 2016 18:35
medcom.id, Jakarta: PT Pertamina (Persero) melakukan kunjungan ke kilang Tuapse yang dikelola oleh Rosneft di Rusia. Kunjungan itu merupakan bagian dari pengembangan rencana kerja sama Indonesia dan Rusia untuk pembangunan kilang Tuban.
 
Kunjungan tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno bersama Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto dan Direktur Pengolahan Pertamina Rahmad Hardadi.
 
"Kunjungan ini merupakan bagian dari pengembangan rencana kerja sama Indonesia dan Rusia, khususnya antara Pertamina dan Rosneft di sektor migas," kata Vice President Corporate Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis (19/5/2016).
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Wianda menjelaskan, kunjungan ke Rusia ini merupakan dalam rangkaian rencana kerjasama strategis Pertamina dan Rosneft. Dalam kunjungan ke Kilang Tuapse tersebut delegasi Indonesia langsung ditemani oleh Chairman of the Management Board Rosneft Igor Sechin.
 
Kilang Tuapse merupakan fasilitas kunci di sektor migas Rusia. Kilang Tuapse memiliki kapasitas 240.000 barel per hari dengan produk berstandard Euro 4 dan Euro 5.
 
Sementara itu, lanjut Wianda, selain mengunjungi kilang Tuapse, Menteri BUMN, Dirut Pertamina, Direktur Pengolahan Pertamina juga berkunjung ke fasilitas terminal BBM bawah laut di Tuapse yang memiliki kapasitas transhipment sekitar 17 juta ton BBM per tahun.
 
Sekadar informasi, beberapa waktu lalu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Pertamina telah melakukan penjajakan dengan perusahaan minyak Rusia, Rosneft terkait dengan pembangunan kilang Tuban.
 
Direktur Utama Pertamina, Dwi Soejipto mengungkapkan, Rosneft salah satu partner yang masuk dalam kualifikasi partner yang sedang dicari oleh Pertamina untuk pembangunan kilang Tuban selain dari Saudi Aramco yang sebelumnya digadang-gadang menjadi kandidat kuat.
 
"Kami diaudiensi dengan Menteri ESDM, karena Rosneft dalam proses calon partner pengembangan kilang dari Rusia. Rosneft salah satu prefer bidder (pemenang lelang)," kata Dwi, beberapa waktu lalu.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif