Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. FOTO: MI/Galih Pradipta
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. FOTO: MI/Galih Pradipta

Serikat Pekerja Pertamina Tolak Ahok

Ekonomi ahok bumn kementerian bumn Pergantian Direksi BUMN
Annisa ayu artanti • 16 November 2019 13:30
Jakarta: Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) menolak Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjadi salah satu petinggi di PT Pertamina (Persero). Hal tersebut menanggapi kabar bahwa Ahok bakal ditugaskan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir untuk menjabat sebagai salah satu perusahaan BUMN sektor energi.
 
Presiden FSPPB Arie Gumilar mengatakan mantan Gubernur DKI Jakarta itu berpotensi menimbulkan kegaduhan di tubuh dan organisasi perusahaan yang akan berdampak pada pelayanan kepada masyarakat.
 
"Kita semua tahu bagaimana track record sikap dan prilaku yang bersangkutan yang selalu membuat keributan dan kegaduhan di mana-mana, bahkan sering kali berkata kotor. Bisa dibayangkan kalau yang bersangkutan masuk ke Pertamina kemudian ada kegaduhan di tubuh organisasi perusahaan," ucap Arie, kepada Medcom.id, Sabtu, 16 November 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menjelaskan Pertamina merupakan salah satu perusahaan strategis nasional yang mempunyai tugas berat untuk melayani dan menjamin kebutuhan energi masyarakat. Menurutnya tugas tersebut tidak gampang.
 
Dirinya menilai Ahok yang menjabat sebagai petinggi perusahaan pelat merah dan membuat kegaduhan dapat mengacaukan fokus dan konsentrasi perusahaan dalam menjalankan kegiatan operasi. "Kami menilai sisi buruknya lebih besar dari pada sisi manfaatnya," ungkap dia.
 
Belum lagi, lanjut Ari, Ahok masih cacat secara hukum. Dia, lanjutnya, masih ada kasus-kasus yang belum dituntaskan, khususnya dugaan korupsi. "Belum lagi masih banyak kasus-kasus dugaan korupsi yang bersangkutan yang hingga saat ini belum dituntaskan," tutup dia.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif