Ilustrasi. MI/ATET DWI PRAMADIA
Ilustrasi. MI/ATET DWI PRAMADIA

Pertamina Kampanye Malu Beli Premium bagi Mobil Mewah

Ekonomi pertamina premium
Antara • 24 Oktober 2019 15:01
Banda Aceh: PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I meluncurkan kampanye Malu Antri Premium (MAP) kepada para pengguna mobil mewah di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak (SPBU) Provinsi Aceh.
 
"Kampanye MAP yang kita luncurkan di Aceh ini adalah bagian untuk mengajak para pengguna mobil mewah yang saat ini banyak mengantre premium agar dapat menggunakan bahar bakar minyak yang tepat," kata Sales Area Manager (SAM) Pertamina MOR I, Provinsi Aceh, Ferry Pasalini, seperti dikutip dari Antara, Kamis, 24 Oktober 2019.
 
Pernyataan itu disampaikannya di sela-sela peluncuran MAP dengan mengusung sejumlah poster imbauan menggelitik di antaranya "Mobil Mewah Pakai Premium, Jangan Lupa Pakai Topeng!". Kampanye dan imbauan mengajak para konsumen yang menggunakan mobil mewah untuk beralih ke bahan bakar berkualitas akan terus digencarkan di seluruh SPBU di Aceh.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia ide kreatif dengan memasang beragam narasi nyentrik menyusul panjangnya antrean pembelian BBM bersubsidi di SPBU Aceh yang di antaranya merupakan mobil mewah dan tahun anyar. Saat ini, lanjutnya, antrean premium di SPBU didominasi oleh kendaraan keluaran terbaru.
 
"Yang jelas-jelas tidak cocok menggunakan premium. Coba dilihat kembali pada buku petunjuk kendaraan untuk jenis bahan bakar yang harus digunakan," tuturnya.
 
Premium adalah bahan bakar minyak dengan Research Octane Number (RON) 88. Premium hanya dapat digunakan kendaraan dengan pembakaran rendah. Bila mobil dengan mesin-mesin pintar yang membutuhkan pembakaran tinggi dipaksakan dengan RON 88, maka akan menyebabkan kerusakan mesin karena pembakarannya tidak maksimal.
 
Selain itu, premium mengeluarkan emisi gas karbon yang lebih besar. Emisi gas karbon yang tinggi menyebabkan polusi udara yang berbahaya bila dihirup oleh masyarakat. Ia menambahkan sosialisasi MAP tersebut akan terus diperluas ke seluruh provinsi sehingga pengguna kendaraan roda empat keluaran terbaru menggunakan bahan bakar berkualitas.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif