Presiden Joko Widodo (Putih). MI/Akhmad Safuan.
Presiden Joko Widodo (Putih). MI/Akhmad Safuan.

Jokowi: PLTU Batang Selesai Jadi Pemicu Keberhasilan Proyek Infrastruktur

09 Juni 2016 17:29
medcom.id, Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengharapkan selesainya masalah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batang, Jawa Tengah, dapat menjadi pemicu keberhasilan infrastruktur lainnya.
 
"Begitu ini tidak selesai (PLTU Batang), (investor) yang lain juga mikir-mikir. Ini pesan bahwa pemerintah bisa menyelesaikan masalah," kata Presiden di Istana Negara seperti dikutip dari Antara, Kamis (9/6/2016).
 
Jokowi mengatakan proyek PLTU terbesar se-ASEAN ini telah menyelesaikan financial closing-nya, sehingga diharapkan proyek infrastruktur lainnya dapat mengikutinya. PLTU Batang sudah ditetapkan dari 2006, namun ada masalah pembebasan lahan yang membuat proyek ini terhambat selama empat tahun.

Baca : Ganjar Tegaskan Pembangunan PLTU Batang Tetap Berjalan
 
Jokowi mengatakan PLTU Batang ini merupakan proyek PPP (public private partnership) pertama miliknya dan dirinya telah menyampaikan kepada pemerintah Jepang akan berusaha menyelesaikan masalah ini.
 
"Janji saya enam bulan untuk menyelesaikan, ternyata meleset. Mundur enam bulan lagi, tapi Alhamdulillah kita lihat hari ini sudah selesai," kata Presiden.
 
Jokowi mengatakan bahwa PLTU pada Kamis, 9 Mei, sudah diserahkan financial closingnya, artinya proyek ini sudah berjalan lancar meski sedikit terlambat dari janjinya.
 
"Mundur sedikit, tapi memang problem di lapangan bukan masalah yang remeh. Kalau saya ceritakan, sehari enggak akan selesai, rumit," ungkapnya.
 
Presiden menegaskan bahwa PLTU Batang adalah proyek besar, yang bisa memberikan pesan bahwa pemerintah bahwa itu untuk kebutuhan rakyat dan kepentingan rakyat.
 
Baca : PLTU Batang Akan Suplai 20 Persen Listrik untuk Jawa-Bali
 
"Kami akan juga ikut menyelesaikan masalah yang ada, karena kita tahu, kalau ini tidak dimulai saya sudah membayangkan 2019 (listrik) byar-pet akan tambah meluas, karena kebutuhan listrik tiap tahun bertambah," pungkasnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan