Penandatanganan dilakukan antara Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani dan Presiden Direktur MAB Leonard. Foto : PLN.
Penandatanganan dilakukan antara Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani dan Presiden Direktur MAB Leonard. Foto : PLN.

PLN Gandeng Mobil Anak Bangsa Dorong Pemanfaatan Kendaraan Listrik

Ekonomi pln
Suci Sedya Utami • 06 November 2019 17:49
Jakarta: PT PLN (Persero) dengan Mobil Anak Bangsa (MAB) sepakat menandatangani nota kesepahaman untuk mendorong penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai. Penandatanganan dilakukan antara Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani dan Presiden Direktur MAB Leonard.
 
Dengan adanya MoU ini semakin menguatkan rencana sinergitas kedua belah pihak dalam pemanfaatan produk dalam negeri untuk memproduksi kendaraan bermotor listrik berskala nasional maupun internasional.
 
"Nota Kesepahaman ini untuk membangun kemitraan dan sinergi usaha dua pihak dengan prinsip saling memberikan manfaat dalam pengembangan produk dalam negeri kendaraan bermotor listrik," kata Sripeni dalam keterangan resmi, Rabu, 6 November 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, kata Sripeni penandatanganan nota kesepahaman ini sangat penting bagi PLN untuk mempercepat program? kendaraam listrik di Indonesia. Mantan Direktur Utama Indonesia Power ini mengatakan hlhal ini sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 55 tahun 2019 tentang percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (Battery Electric Vehicle).
 
“Hal ini juga menjadi bukti komitmen dan kontribusi bersama terhadap program Pemerintah demi terwujudnya kehidupan masyarakat Indonesia yang lebih baik. Terlebih MAB merupakan produk lokal Indonesia, tentu support kami sangat besar untuk hal ini," tutur dia.
 
Founder MAB sekaligus Kepala Staff Kepresidenan RI Moeldoko mengatakan Indonesia berkomitmen dalam mewujudkan pengurangan emisi. Salah satunya melalui dukungan penggunaan mobil listrik.
 
“Dalam pertemuan COP21 di Paris, Indonesia menyampaikan komitmen yang cukup tinggi soal pengurangan emisi, komitmen ini harus bisa diwujudkan salah satunya dari pengurangan penggunaan energi fosil sehingga hadirnya mobil listrik menjadi upaya pemerintah dan upaya bersama dalam mewujudkannya.”
 
Lebih lanjut Moeldoko menyampaikan bahwa peran PLN sangat penting dalam mencapai hal tersebut. Dia bilang pembangunan mobil listrik merupakan salah satu upaya perubahan pola hidup masyarakat yang lebih baik lagi
 
“PLN memiliki peran luar biasa mewujudkannya, namun tetap beriringan dengan misi PLN adalah membangun peradaban, melistriki hingga ke pelosok," tutur Moeldoko.
 
Senada dengan Moeldoko, Presiden Direktur MAB Leonard berharap PLN dapat menjadi motor penggerak sekaligus kebanggaan nasional untuk menggeliatkan penggunaan mobil listrik, berawal dari lingkungan negara seperti kementerian dan BUMN, lalu berkembang ke lingkungan bisnis.
 
Pada tahun ini PLN berencana membangun 10 stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU( di seluruh Indonesia. Secara berangsur hingga tahun depan, diharapkan jumlahnya terus bertambah guna menunjang hadirnya perangkat kendaraan listrik mulai dari mobil listrik berbasis baterai, skuter (motor listrik), dan berbagai kendaraan listrik lainnya.
 
Sebelumnya, PLN juga telah mengikat kerjasama dengan 20 perusahaan swasta dan BUMN, dalam hal penyediaan SPKLU di sejumlah instansi, termasuk area parkir kendaraan bermotor di berbagai perkantoran dan juga nantinya di pusat-pusat perbelanjaan.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif