medcom.id, Jakarta: Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan semenjak diputuskannya saham atas Blok Mahakam yakni 70 persen PT Pertamina (Persero) dan 30 persen Total & Inpex, tetap konsisten memantau perkembangan blok tersebut.
Ketua Unit Pengendalian Kinerja Kementerian ESDM, Widyawan Prawiratmaja mengatakan saat ini sudah masuk tahap finalisasi antara Pertamina dan Pemerintah Daerah (Pemda). Kemudian juga pemerintah sedang mengevaluasi proses sharing down antara Pertamina dengan Total&Inpex.
"Kami dengan Dirjen Migas sedang mengawasi proses sharing down antara Pertamina Total dan Inpex tetap berjalan," kata Widyawan saat konferensi pers di Kantor Direktorat Jendral Ketenagalistrikan, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Senin (7/9/2015).
Ia menjelaskan Head of Agreement (HOA) saat ini masih dalam proses finalisasi. Kemungkinan dapat ditandatangani dalam waktu dekat. Sementara untuk Term and Condition masuh dalam pembahasan. Akhir tahun ini alih kelola diharapkan bisa ditandatangani.
"Term condition yang sedang dibahas di Dirjen migas. Akhir tahun kami optimis akan selesai. Penandatangan alih kelola dari total ke pertamina sudah bisa akhir 2015 ini," ungkap dia.
Selain itu, Ia juga menambahkan, saat ini Pertamina juga telah berdiskusi secara pararel dengan Pemda terkait pembagian persentase 10 persen.
"Pertamina telah berdiskusi dengan Pemda 10 persen itu bekerjsama dengan Pemda atau BUMD yang ditunjuk pemerintah provinsi terkait untuk bekerja sama dengan Pertamina sejak januari 2015," tutup dia.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan