Pertamina. Foto : MI/SAFIR MAKKI.
Pertamina. Foto : MI/SAFIR MAKKI.

Desember, Pertamina Umumkan Mitra Bangun Kilang Balikpapan

Ekonomi pertamina
Suci Sedya Utami • 06 November 2019 20:00
Jakarta: PT Pertamina (Persero) menyatakan telah melakukan pengerucutan mitra kerja dalam membangun proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) atau perluasan kapasitas Kilang Balikpapan.
 
Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia Pertamina Ignatius Tallulembang mengatakan dari 60 calon mitra kerja strategis yang kemudian di saring menjadi 20, terakhir menyisakan empat calon mitra.
 
Ia menjanjikan akan mengumumkan calon mitra terpilih di bulan depan. Tallulembang mengatakan penetapan mitra tersebut bahkan lebih cepat dari pada target awal di April 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Desember sudah akan terpilih equity partner. Salah satu kado ulang tahun Pertamina di 10 Desember yakni terpilihnya partner untuk Balikpapan," kata Tallulembang di kantor pusat Pertamina, Jakarta Pusat, Rabu, 6 November 2019.
 
Ia menjelaskan mitra tersebut dibutuhkan Pertamina dalam rangka memitigasi risiko pendanaan dalam menyediakan modal (capital expenditure/capex) dan mengurangi utang. Oleh karenanya Pertamina mengajak pihak lain untuk menjadi mitra strategis.
 
Di sisi lain Tallulembang mengatakan revitalisasi Kilang Balikpapan terdiri dari dua tahapan pembangunan. Untuk tahap pertama kata dia bisa kelar dan beroperasi pada pertengahan 2023.
 
Ia mengatakan saat ini proyek Kilang Balikpapan tahap pertama telah memasuki tahap konstruksi. Dia bilang progres konstruksinya hingga akhir bulan lalu mencapai sembilan persen. Capaian tersebut lebih cepat dari rencana yang sebesar enam persen hingga akhir Oktober.
 
"Pengadaan material sudah hampir semua yang pakai paket besar sedang on going, bisa diselesaikan di pertengahan 2023 Juni. Ini merupakan milestone," tutur dia.
 
Namun untuk beroperasi secara menyeluruh untuk pembangunan tahap pertama, Tallulembang mengatakan akan tuntas satu tahun setelahnya yakni di Juni 2024. Di sisi lain untuk jadwal operasi tahap kedua ditargetkan paling lambat di 2026.
 
Untuk tahap kedua pun dia bilang telah selesai proses engineering. Kemudian proyek ini siap dilelang dan dilanjutkan dengan konstruksi. Dia menjelaskan tahap kedua ini nantinya mengelola minyak mentah dengan kadar sulfur dua persen.
 
"Untuk tahap kedua tahun depan kita masuk lelang," jelas dia.
 
Proyek RDMP Kilang Balikpapan nantinya akan meningkatkan kapasitas kilang tersebut yang saat ini mengolah dan memproduksi bahan bakar minyak (BBM) sebesar 260 ribu barel per hari (bph) menjadi 560 ribu bph. Selain itu meningkatkan kualitas produk dari EURO II ke EURO V.

 

(SAW)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif