Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar (MI/ROMMY PUJIANTO)
Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar (MI/ROMMY PUJIANTO)

Pertamina Berencana Ekspor LNG ke Pakistan dan Bangladesh

Ekonomi pertamina lng
Annisa ayu artanti • 18 Januari 2018 10:08
Jakarta: PT Pertamina (Persero) berencana menyalurkan 3 juta ton gas alam cair atau Liquified Natural Gas (LNG) ke dua negara di Asia bagian selatan yaitu Pakistan dan Bangladesh. Keputusan ekspor LNG ini sedang dibicarakan lebih lanjut saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke negara tersebut dalam waktu dekat.
 
"Lagi penjajakan intensif. Kalau bisa pas Presiden (berkunjung) ke sana bisa sampai Sales Purchase Agreement (SPA). Yang jelas salah satu agenda ESDM bahas kerja sama itu," kata Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar, seperti dikutip dalam laman resmi Kementerian ESDM, di Jakarta, Kamis, 18 Januari 2018.
 
Arcandra menjelaskan masing-masing negara akan menerima pasokan LNG dari Pertamina sekitar 1 sampai 1,5 juta ton per tahun (Million Ton Per Annum/MTPA) dengan taksiran nilai sebesar USD6 miliar.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Nilai perdagangannya masing-masing up to USD6 miliar dan itu data yang saya terima," kata Arcandra.
 
Nantinya proses ekspor LNG yang digarap Pertamina akan bekerja sama dengan perusahaan pelat merah Bangladesh (Petrobangla) dan Pakistan (Pakistan LNG Limited). Kontrak komitmen antara Pertamina dengan kedua negara tersebut akan berlangsung selama 10 tahun.
 
Seperti diketahui, kebijakan ekspor ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang telah diteken sebelumnya antara Pertamina dengan kedua negara. Diharapkan langkah yang diambil bisa memberikan keuntungan bagi masing-masing pihak.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif