Tanri Abeng. ANT/Regina Safri.
Tanri Abeng. ANT/Regina Safri.

Jika Lebih Efisien, Komisaris Utama Pertamina Dukung Peleburan Pertagas dan PGN

Annisa ayu artanti • 13 Desember 2017 15:55
Jakarta: Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Tanri Abeng mendukung peleburan anak usaha Pertamina, PT Pertamina Gas (Pertagas) dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dalam rangka holding BUMN jika lebih efisiensi.
 
"Nah, itu dia harus dilihat dulu, kalau jika di-collapse (Pertagas) masuk ke PGN lebih efisien mungkin lebih bagus itu, kan sama-sama dimiliki Pertamina," kata Tanri saat ditemui usai menghadiri Pertamina Energy Forum di Hotel Raffles, Jakarta, Rabu, 13 Desember 2017.
 
Mengenai konsep tersebut, sebagai komisaris ia masih menunggu perkembangan dari Kementerian BUMN. Pasalnya mekanisme holding BUM migas pun diakuinya belum dikomunikasikan kepada Pertamina.

"Kita belum dapat (mekanisme holding), karena belum dikomunikasikan ke Pertamina. Itu kan harus ada di pemegang saham. Konsep masih ada di kementerian tapi kita ikuti perkembangan itu terus," ucap dia.
 
Tetapi di sisi lain, Tanri juga menyebutkan bisa saja kedua perusahaan tersebut tetap berdiri sendiri tanpa dilebur satu sama dan menjadi anggota holding BUMN migas. Namun ditekankan kembali menurutnya akan lebih efisien jika Pertagas digabung ke PGN.
 
"Sementara kalau mau efisien menurut saya barangkali Pertagas bisa di-collapse tapi bisa saja berdiri sendiri," imbuh dia.
 
Sebelumnya, Sekretaris Perusahaan Pertamina Syahrial Mukhtar mengatakan, belum pasti Pertagas akan dilebur ke PGN. Sebab tahapan awal yang dilalui dalam holding BUMN migas adalah inbreng saham PGN ke Pertamina. Sementara rencana peleburan Pertagas ke PGN itu adalah tahapan selanjutnya.
 
"Iya. Itu tahap satu yang akan terjadi itu. Dengan PP itu setelah itu, akan masuk tahap berikutnya. Nah seberapa cepat lambatnya, itu yang akan kita lihat. Karena kan, begitu holding diundangkan akan ada RUPS untuk menentukan langkah selanjutnya," jelas Syahrial.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan