Direktur Utama Perusahaan Gas Negara (PGN) Gigih Prakoso. Medcom/Suci.
Direktur Utama Perusahaan Gas Negara (PGN) Gigih Prakoso. Medcom/Suci.

Hasil Integrasi PGN-Pertagas Bisa Diperoleh di 2020

Suci Sedya Utami • 25 September 2018 19:47
Jakarta: Direktur Utama Perusahaan Gas Negara (PGN) Gigih Prakoso mengatakan dampak integrasi PGN dan PT Pertagas setelah proses akuisisi baru akan terlihat di 2020.
 
Gigih mengatakan, pihaknya telah memiliki timeline proses dan progres integrasi dua perusahaan ini yang implementasi sesungguhnya akan dimulai tahun depan.
 
"Dua-tiga tahun ke depan akan memperlihatkan dampaknya. Peningkatannya baru dua tahun dari sekarang. Biasanya akuisisi kan harus ada value added-nya," kata Gigih di Hotel Pullman, Jakarta Pusat, Selasa, 25 September 2018.

Gigih mengatakan peningkatan yang dimaksud yakni dari sisi pendapatan, kinerja bisnis, dan juga sale atau penjualan produk. Dia bilang sebenarnya untuk transmisi gas yang sudah existing bisa langsung dioperasionalkan. Selain itu proyek-proyek yang baru juga tidak harus menunggu waktu dua tahun untuk dieksekusi.
 
Selain itu akuisisi ini juga akan menciptakan efisiensi dari sisi belanja modal (capital expenditure) yang selama ini dikeluarkan masing-masing perusahaan ke depannya bisa sharing cost.
 
"Misalkan PGN sudah punya pipa, Pertagas enggak perlu bikin sehingga yang tadinya double, satu cukup. Dari sisi operasional juga, misalkan Pertagas ruas mana yang paling efisien itu yang kita pakai. Ada dua impact-nya menurunkan capex dan biaya operasi," tutur dia.
 

 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan