NEWSTICKER
Mobil tangki Pertamina mengisi bahan bakar avtur ke pesawat. Foto: MI/Panca Syurkani.
Mobil tangki Pertamina mengisi bahan bakar avtur ke pesawat. Foto: MI/Panca Syurkani.

Pertamina Klaim Harga Avtur Sudah Kompetitif untuk Dukung Pariwisata

Ekonomi pertamina Avtur
Suci Sedya Utami • 24 Februari 2020 17:03
Jakarta: PT Pertamina (Persero) kembali menegaskan harga jual avtur atau bahan bakar untuk penerbangan saat ini telah kompetitif dalam mendukung industri pariwisata nasional.
 
VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan pihaknya selalu mendukung program pemerintah dalam meningkatkan pariwisata. Sehingga ketersediaan avtur untuk penerbangan domestik maupun internasional di seluruh bandara di Indonesia selalu menjadi perhatian Pertamina.
 
"Kami yakin harga yang Pertamina sampaikan sudah sangat kompetitif dengan mempertimbangkan juga volume dan aksesibilitas," kata Fajriyah pada Medcom.id, Senin, 24 Februari 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lebih lanjut dirinya mengatakan harga avtur yang dijual oleh Pertamina telah berdasarkan ketentuan yang ada, termasuk untuk mendorong pariwisata nasional.
 
Mengutip laman resmi Pertamina, Senin, 24 Februari 2020 mengenai harga avtur di beberapa bandara di tanah air misalnya di Bandara Soekarno Hatta harga Jet A-1 Rp7.570 per liter, di Bandara Juanda Surabaya Rp8.340 per liter, di Bandara Kualanamu Medan Rp8.770 per liter, di Bandara Hasanuddin Makassar Rp9.030 per liter, serta Bandara Domine Eduard Osok Sorong Rp10.210 per liter.
 
Sebelumnya Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengusulkan adanya tambahan penurunan harga avtur dalam komponen insentif penerbangan agar manfaat insentif semakin maksimal, sebagai tindak lanjut dari dampak virus korona yang turut memicu lesunya industri pariwisata.
 
Budi berharap apabila harga avtur turut diturunkan maka insentif penerbangan akan lebih maksimal. Sehingga bisa mendorong pariwisata terutama yang berasal dari wisatawan domestik di tengah penurunan kedatangan wisatawan mancanegara karena wabah Korona.
 
Menhub berharap penurunan harga avtur bisa mencapai 15-20 persen yang diyakini akan berdampak pada penurunan harga tiket sebesar 15 persen.
 
"Membayangkan paling tidak ada suatu relaksasi bisa turun 15-20 persen. Kemenko Perekonomian sudah sarankan menentukan harga baru atau rebalancing kira-kira efeknya ke harga tiket 15 persen," kata Budi.
 

(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif