Kementerian ESDM Bagikan 200 Lampu PJU-TS ke Papua Barat. (FOTO: Medcom.id/Suci Sedya)
Kementerian ESDM Bagikan 200 Lampu PJU-TS ke Papua Barat. (FOTO: Medcom.id/Suci Sedya)

Kementerian ESDM Bagikan 200 Lampu PJU-TS ke Papua Barat

Ekonomi lampu jalan kementerian esdm
Suci Sedya Utami • 15 Maret 2019 14:14
Sorong: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Energi Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) menghibahkan 200 lampu penerangan jalan umum tenaga surya (PJU-TS) pada dua kabupaten di Papua Barat.
 
Kedua kabupaten tersebut yakni Kabupaten Sorong Selatan dan Kabupaten Tambrauw. Kedua kabupaten tersebut masing-masing mendapatkan 100 lampu PJU-TS. Penyerahan dilakukan oleh perwakilan Kementerian ESDM Tunggal dan diterima oleh Bupati Sorong Selatan Samsudin Anggiluli.
 
Tunggal mengatakan program PJU-TS ini dibiayai dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Dia bilang anggaran APBN harus dibelanjakan dengan tujuan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"ESDM komitmen untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat secara langsung, salah satunya yakni PJU-TS," kata Tunggal saat memberikan sambutan penyerahan di Sorong Selatan, Papua, Jumat, 15 Maret 2019.
 
Tunggal menjelaskan saat ini di seluruh Indonesia, Kementerian ESDM telah membangunkan fasilitas lampu PJU-TS sebanyak 21.836 unit. Dia bilang jumlah ini akan terus bertambah seiring dengan kebutuhan dan permintaan dari setiap daerah.
 
Ia mengatakan lampu PJU-TS diberikan untuk daerah-daerah yang belum terjangkau listrik oleh PLN. Sebab tenaga surya atau matahari memiliki keunggulan karena merupakan sumber yang mudah di dapatkan. Tenaga matahari yang diserap di siang hari nantinya disimpan dan dikonversi menjadi listrik yang bisa digunakan di malam hari.
 
"Sumber daya alam tenaga surya harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Khusus sinar matahari yang dikonversi menjadi tenaga listrik. Mudah-mudahan dengan adanya ini kampung-kampung yang gelap bisa menjalankan aktivitas," jelas dia.
 
Sementara itu Samsudin mengatakan penerangan ini sangat dinanti-nantikan warga Sorong Selatan dan Tambrauw. Ia menuturkan lampu tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat di malam hari hingga pagi hari.
 
"Dulu takut kalau mau keluar malam. Tapi Alhamdulillah sekarang ada lampu jalan jadi bisa beraktivitas di malam hari," kata Samsudin.
 
Dia berharap dengan hadirnya lampu PJU-TS ini dapat membangkitkan lagi aktivitas ekonomi masyarakat terutama kegiatan jual beli di pasar ketika menjelang pagi. Lebih jauh dirinya menambahkan akan mengusulkan pengadaan tambahan lampu PJU-TS untuk penerangan jalan sepanjang 12 kilometer yang sedang dibangun dan ditargetkan selesai tahun ini.
 
"Kita lagi bangun dua jalur jalan yang mudah-mudahan 2019 selesai dan 2020 bisa disediakan lampu. Ini sesuai program Pak Presiden Jokowi soal Papua terang di 2022," tandas Samsudin.
 

(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif