Ilustrasi. FOTO: Kementerian ESDM
Ilustrasi. FOTO: Kementerian ESDM

Pemerintah Bakal Hentikan Pasokan Gas ke Singapura

Ekonomi migas
Antara • 30 November 2019 08:30
Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan akan meningkatkan penggunaan gas bumi dalam negeri dengan menghentikan pasokan gas bumi ke Singapura dari Lapangan Suban Blok Corridor yang digarap ConocoPhillips.
 
"Gas masih banyak di Sumatra, suplai ke Singapura berakhir 2023 akan ditarik ke dalam negeri," kata Menteri ESDM Arifin Tasrif, seperti dikutip dari Antara, di Jakarta, Sabtu, 30 November 2019.
 
Ke depan, lanjut Arifin Tasrif, gas yang dipasok ke Singapura akan dialirkan ke pipa Duri Dumai, kemudian dialirkan seluruhnya untuk kepentingan domestik, khususnya Pulau Sumatra. Tak hanya itu, Pulau Sumatra akan dipasok dari tambahan beberapa sumur yang saat ini masih dalam penjajakan pembelian gas.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Beberapa sumur (tambahan) sudah kami lakukan pendekatan untuk alokasi (pembelian gas) sehingga bisa menyambung pipa dari Dumai," jelas Arifin.
 
Selain wilayah Sumatra, menurut Arifin, pasokan gas juga akan dialirkan ke Jawa melalui sejumlah ruas pipa, yaitu Gresik-Semarang-Cirebon-Jakarta, dengan bersumber dari Blok Saka Kemang dan Jambi Merang.
 
"Sumatra, Jawa, tinggal sambung Cirebon-Gresik, sumber ConocoPhillips Saka Kemang, sehingga daerah ini tersambung," ujarnya.
 
Untuk wilayah Kalimantan, pemerataan pasokan gas juga dilakukan melalui pembangunan pipa Trans Kalimantan. Rencananya, selain pasokan gas berasal dari blok migas yang sudah beroperasi, juga berasa dari Blok East Natuna.
 
"Sedangkan Trans Kalimantan jargas (jaringan gas), kami melihat potensi Natuna Blok D Alfa sangat besar dan bisa ditarik sampai Pontianak turun ke bawah," pungkas Arifin.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif