Blok Masela dan Proyek IDD Jadi Fokus Utama Dwi Soetjipto
Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). (FOTO: Medcom.id/Suci Sedya)
Jakarta: Dwi Soetjipto terpilih dan telah dilantik sebagai Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). Dwi pun sudah memetakan berbagai persoalan yang terlebih dahulu harus ia selesaikan.

"Dalam tiga bulan pertama ada beberapa pending matters yang kita selesaikan," kata Dwi usai pelantikan di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Senin, 3 Desember 2018.

Mantan Direktur Utama Pertamina ini mengatakan salah satu yang menjadi perhatian yakni percepatan pengembangan lapangan abadi di Blok Masela. Dirinya menargetkan proposal pengembangan (plan of development/PoD) blok tersebut bisa rampung awal tahun depan.

Dwi mengatakan harapannya dengan dipercepat PoD maka operasinya bisa lebih cepat dari target awal di 2027. Dia bilang onstream-nya bisa maju satu hingga dua tahun sehingga bisa menciptakan efisiensi.

Selain Blok Masela. dirinya juga fokus untuk mempercetat proyek ultra laut dalam (Indonesia deepwater development/IDD). Hingga kini pemerintah masih mendalami proposal revisi yang diajukan Chevron. Chevron tetap akan melanjutkan proyek tersebut meski tanpa Blok Makassar Strait.

Dirinya menambahkan akan membangun sinergi tata kelola dengan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) untuk menghasilkan produksi yang lebih efisien seperti arahan Presiden Joko Widodo. Ia bilang sistem perbaikan tata kelola di hulu migas yang telah dibangun oleh pendahulunya, Amien Sunaryadi akan dilanjutkan.

"Seperti kata Pak Menteri ESDM governance yang harus kita lanjutkan, efisiensi yang sudah rolling kita lanjutkan," jelas dia.



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id