Ilustrasi. (FOTO: dok MI)
Ilustrasi. (FOTO: dok MI)

2020, Pertamina Mulai Ganti Pipa dan Pengeboran di Blok Rokan

Ekonomi Blok Rokan
Suci Sedya Utami • 15 Agustus 2019 14:02
Jakarta: PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya PT Pertamina Gas atau Pertagas akan mulai mengeksekusi penggantian pipa di Blok Rokan di tahun depan.
 
Direktur Utama Pertagas Wiko Migantoro mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pengerjaan tahap awal desain dan rekayasa atau Front End Engineering Design (FEED) dan Final Investment Decision (FID) sekaligus juga menghitung estimasi biaya. Wiko berharap penghitungan tersebut akan selesai pada Oktober 2019.
 
"Diharapkan engineering estimate-nya Oktober sudah ada, termasuk hitungan biaya," kata Wiko ditemui di BPH Migas, Jakarta Selatan, Kamis, 15 Agustus 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia mengatakan setelah itu di tahun depan, pihaknya bisa memulai konstruksi penggantian pipa yang dinilai sudah berusia tua. Proses penggantian tersebut ditargetkan rampung sebelum Pertamina akan mulai mengambil alih pengelolaan Blok Rokan dari PT Chevron Pasific Indonesia (CPI) di Agustus 2021.
 
"Mulai awal tahun depan. Kita harus dapatkan FID dulu, FEED-nya dulu. Agustus 2021 sudah harus selesai," tutur Wiko.
 
Sementara itu VP Corporate Affairs CPI Wahyu Budiarto mengatakan dibutuhkan waktu yang lama bagi Pertamina untuk mengganti pipa. Meski Pertamina, kata Wahyu, berharap ketika mereka resmi mengoperasikan pipa-pipa tersebut bisa selesai diganti.
 
"Perkiraan kita empat sampai lima tahun, ukurannya besar 35 inchi. Ada beberapa segmen dan itu kan tetap harus beroperasi. Totalnya ada 200-an sekian cukup panjang," kata Budi.
 
Budi menjelaskan alasan butuh waktu panjang untuk mengganti pipa. Dia bilang pipa saat ini berada di jalan utama Riau. Ketika dulu Chevron membangun pipa tersebut pada saat pertama kali mengoperasikan Blok Rokan, jalan tersebut masih berupa hutan atau jalan inspeksi yang belum banyak warga yang bermukim.
 
Oleh karenanya dengan kondisi saat ini yang menjadi jalan utama maka bila mengganti pipa tentu akan mengganggu aktivitas warga yang bermukim di dekat jalur pipa. Dia menuturkan dampak sosialnya untuk mengganti saat ini lebih tinggi.
 
Selain penggantian pipa, Pertamina juga berarap pengeboran di Blok Rokan mulai dikerjakan di tahun depan. Direktur Hulu Pertamina Dharmawan Samsu mengatakan hal ini sebagai bagian dari transisi operatorship. Pengeboran sumur guna mempertahankan kestabilan produksi minyak di blok tersebut.
 
Pihaknya terus berdiskusi tentang transisi hak pengelolaan Blok Rokan dengan Chevron Indonesia difasilitasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). Menurut dia, pengeboran sumur ini memang diperlukan agar produksi minyak di Blok Rokan tidak turun signifikan jelang kontrak existing berakhir pada 2021 nanti. Pasalnya, pengeboran ini guna meningkatkan kinerja reservoir di blok tersebut.
 
"Sejauh ini kami punya keinginan yang sama, baik Chevron maupun Pertamina, untuk bisa mengebor tahun depan. Pengeboran dibutuhkan untuk meningkat kinerja dari reservoir," kata Dharmawan.
 
Pemerintah telah memutuskan untuk menyerahkan pengelolaan Blok Rokan kepada Pertamina setelah 2021. Untuk itu, Pertamina memiliki komitmen kerja pasti (KKP) untuk lima tahun pertama senilai USD500 juta atau sekitar Rp7,2 triliun.
 
Mengacu komitmen kerja pasti yang dijanjikan kepada pemerintah, Pertamina sudah merencanakan sejumlah kegiatan, sebagaimana tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM 1923K/10/MEM/2018. Beberapa kegiatan itu yakni studi EOR senilai USD4 juta, pengeboran 11 sumur eksplorasi US$ 69,8 juta, pengeboran lima sumur Telisa USD18,1 juta, stage-1 CEOR 7 pattern USD247 juta, dan stage-1 steam flood Kulin atau Rantau Bais USD88,6 juta.
 
Hingga Juni 2019, realisasi produksi siap jual (lifting) minyak Blok Rokan tercatat sebesar 190.600 bph. Sementara outlook lifting migas dari blok tersebut diperkirakan hanya mencapai 186.959 bph hingga akhir tahun. Sementara untuk tahun depan, SKK Migas memperkirakan lifting migas dari blok Rokan sebesar 170.763 bph.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif