Ilustrasi gardu induk. Foto: dok Kementerian BUMN.
Ilustrasi gardu induk. Foto: dok Kementerian BUMN.

PLN Rampungkan 16 Proyek Gardu Induk dan Transmisi

Ekonomi pln
Media Indonesia • 29 November 2019 15:37
Jakarta: PT PLN (Persero) melalui anak usahanya PLN UIP Interkoneksi Sumatra Jawa berhasil merampungkan pembangunan 16 proyek Gardu Induk (GI) serta Transmisi 500kV dan 150 kV. Seluruh proyek yang tersebar di Jakarta dan Banten tersebut telah beroperasi tahun ini.
 
Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Barat Haryanto WS mengatakan seluruh proyek tersebut menghabiskan investasi sekitar Rp4 triliun. Menurutnya PLN tidak akan berhenti untuk terus berinvestasi dalam memenuhi keandalan kebutuhan listrik.
 
"Dengan beroperasinya 16 proyek yang telah dibangun PLN UIP ISJ tentu saja ini menjadi wujud nyata kontribusi aktif meningkatkan keandalan listrik dan pemenuhan kebutuhan listtik untuk wilayah DKI Jakarta dan Banten," jelas Haryanto pada syukuran penyelesaian proyek tersebut di Jakarta, Jumat, 29 November 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Haryanto menjelaskan penyelesaian 16 proyek itu sangat penting untuk mendukung program pemerintah dalam menarik investasi asing. Dia menegaskan ketersediaan listrik menjadi prasyarat utama dalam menarik investor untuk menanamkan modal mereka.
 
Menurut Haryanto, PLN kini tengah ditantang untuk menciptakan listrik yang andal dan murah. PLN harus bersaing dengan negara-negara tetangga untuk menciptakan tarif murah.
 
"Tidak ada listrik, investor akan membatalkan niat mereka menanamkan modal. Ada listrik tapi mahal, mereka akan berpikir ulang," ujarnya.
 
Dia menambahkan saat ini PLN tengah mengerjakan proyek strategis sambungan listrik Duri Kosambi-Muara Karang. Proyek yang menelan biaya sekitar Rp1,5 triliun ini diperkirakan rampung pada akhir 2020.
 
Selain itu PLN juga akan mengerjakan proyek listrik 500 kW Tanjung Priok-Muara Karang dengan investasi sekitar Rp1 triliun. "Jika proyek ini rampung, listrik Jakarta tetap andal sehingga menarik investor," ujarnya. (Heryadi)
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif