Illustrasi. Dok: AFP.
Illustrasi. Dok: AFP.

ExxonMobil Negosiasi Ulang Rencana Jual Minyak ke Pertamina

Ekonomi pertamina exxon mobil
Suci Sedya Utami • 16 Januari 2019 18:10
Jakarta: ExxonMobil sedang mengadakan negosiasi ulang terkait penjualan minyak mentah jatah mereka ke PT Pertamina (Persero). Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Djoko Siswanto. Djoko menyampaikan ia mendapat laporan dari President ExxonMobil Indonesia Daniel L Wieczynski.
 
"Sedang negosiasi hari ini. Saya dihubungi presiden Exxon Cepu. Dia bilang dia ingin memberitahu mereka memiliki janji meeting dengan Pertamina untuk melanjutkan diskusi mengenai bisnis crude mereka. Dan berharap agar bisa mendapatkan hasil yang memuaskan," kata Djoko ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 16 Januari 2018.
 
Penjualan minyak jatah kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) untuk Pertamina ini dilaksanakan untuk menindaklanjuti implementasi Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 42 Tahun 2018 mengenai Prioritas Pemanfaatan Minyak Bumi untuk Pemenuhan Kebutuhan Dalam Negeri.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lebih jauh Djoko menambahkan awalnya Pertamina akan menyerap sektiar 27 ribu barel per hari (bph) dari ExxonMobil. Ini merupakan 13 persen jatah minyak perusahaan asal Amerika Serikat di Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu, Jawa Timur. Adapun, produksi siap jual (lifting) Banyu Urip tahun lalu mencapai 209.314 bph. Capaian itu di atas APBN 2018 sebesar 205 ribu bph.
 
Sebelumnya ExxonMobil dikabarkan batal menjual minyak jatahnya ke PT Pertamina (Persero). Alasannya, kedua perusahaan tidak menemui titik temu mengenai harga. Pertamina tidak mau membayar sesuai harga pasar internasional seperti yang biasa diperoleh Exxon. Penyebab lainnya adalah terbatasnya waktu negosiasi, sehingga kedua perusahaan belum sepakat.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi