Holding Migas Terbentuk

PGN jadi Perpanjangan Tangan Pertamina Mengurus Bisnis

Annisa ayu artanti 08 Desember 2017 07:32 WIB
perusahaan gas negara (pgn)holding bumnholding migas
PGN jadi Perpanjangan Tangan Pertamina Mengurus Bisnis
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Saiful Bahri)
Jakarta: Setelah terbentuknya Holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Migas, PT Perusahan Gas Negara (PGN) Tbk akan menjadi perpanjangan tangan PT Pertamina (Persero) dalam melakukan kegiatan bisnis. Langkah semacam ini diharapkan bisa berjalan baik dan nantinya memberi efek positif bagi laju bisnis.

Mengutip keterangan tertulis Kementerian BUMN, Jumat, 8  Desember 2017, Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata Edwin Hidayat Abdullah menjelaskan, PGN akan melaksanakan kegiatan bisnis midstream dan downstream gas, termasuk transmisi dan distribusi gas alam.

Selain itu, dengan adanya PGN sebagai anak holding Pertamina, diharapkan BUMN Holding akan memiliki struktur neraca keuangan yang lebih kuat, sehingga memperlancar tugas Pertamina sebagai BUMN energi untuk mewujudkan upaya pemerintah dalam program ketahanan energi.


Seperti diketahui, skema Holding BUMN Migas terdiri atas Pertamina sebagai induk holding dengan kepemilikan saham 100 persen dimiliki oleh negara yang akan menguasai PGN sebagai anak holding melalui pengalihan 57 persen kepemilikan saham.

Adapun pembentukan holding BUMN migas saat ini masih dalam proses. Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) mengenai holding migas telah melalui proses harmonisasi. Kajian bersama Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan tentang holding pun telah dimutakhirkan dan sedang dalam proses penyelarasan final.

"Diharapkan pada triwulan I-2018 semua proses Holding BUMN Migas akan selesai," kata Menteri BUMN Rini Soemarno di tiap kesempatan.



(ABD)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360