Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)

Pemerintah Pede Bisa Ekspor Green Avtur

Ekonomi minyak sawit Avtur Nota Keuangan 2019
Annisa ayu artanti • 16 Agustus 2019 17:49
Jakarta: Pemerintah optimistis dapat melakukan ekspor green avtur atau bahan bakar pesawat yang dicampur dengan minyak sawit atau crude palm oil (CPO).
 
Green avtur menjadi salah satu poin yang disinggung Presiden Joko Widodo dalam Pidato Sidang Bersama dalam Sidang Tahunan MPR Tahun 2019.
 
"Insyaallah kilang Pertamina mampu," kata Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar saat ditemui di Kompleks Parlementer, Senayan, Jakarta, Jumat, 16 Agustus 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Arcandra juga mengatakan, saat ini Indonesia juga telah mengekspor avtur melalui PT Pertamina (Persero). Pertamina mulai mengekspor avtur pada Juli 2019.
 
"Ekspor sudah ada kok yang untuk diekspor," sebut Arcandra.
 
Di tempat yang sama Menteri Koodinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan juga menyampaikan optimisme pemerintah supaya Indonesia bisa menjadi pengekspor avtur.
 
"Bisa (jadi eksportir)," kata Luhut singkat.
 
Sebelumnya, presiden menyatakan pemerintah berencana memproduksi green avtur atau bahan bakar pesawat yang dicampur dengan minyak sawit. Jokowi yakin rencana tersebut dapat segera diimplementasikan setelah program perluasan penggunaan bahan bakar solar campuran minyak kelapa sawit 20 persen (B20) berhasil menghemat USD1,66 miliar atau setara Rp23,57 triliun.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif