Pertamina akan Bangun 18 SPBU di Tol Trans Jawa-Sumatera

Suci Sedya Utami 26 November 2018 19:49 WIB
pertaminaspbu
Pertamina akan Bangun 18 SPBU di Tol Trans Jawa-Sumatera
Ilustrasi -- Foto: Medcom.id/Kuntoro Tayubi
Jakarta:  PT Pertamina (Persero) menggandeng PT Jasa Marga (Persero) untuk meningkatkan pelayanan kepada pengguna jalan tol dalam memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) di tempat peristirahatan dan pelayanan (TIP) atau rest area.

Kerja sama kedua BUMN ini dilakukan melalui penandatanganan Penyelenggaraan SPBU Pertamina pada rest area Jalan Tol Jasa Marga. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Mas’ud Khamid dan Direktur Operasi I Jasa Marga Mohammad Sofyan dan disaksikan oleh Menteri BUMN Rini Soemarno.

Sekretaris Kementerian BUMN Imam Apriyanto Putro mengatakan poin penting dalam kerja sama ini yaitu, penyediaan SPBU di rest area jalan tol Trans Jawa, Sumatera dan Kalimantan yang dikelola Jasa Marga dan kelompok usahanya.

"Perjanjian kerja sama Pertamina dan Jasa Marga untuk memanfaatkan jalan tol. Rupanya banyak tempat peristirahatan di jalan tol yang perlu diramaikan serta juga memaksimalkan pengisian BBM," kata Imam dalam sambutannya, di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Senin, 26 November 2018.

Imam bilang ada 18 rest area yang rencananya akan dibangun SPBU Pertamia yang mana hingga Mei 2019 akan dioperasikan sebanyak 10 SPBU.

Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Mas’ud Khamid menegaskan kerja sama ini merupakan langkah strategis yang sejalan dengan misi pemerintah untuk mempercepat konektivitas darat. Serta memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk membeli BBM di sepanjang ruas tol yang baru berfungsi. 

“Untuk memenuhi kebutuhan BBM masyarakat, SPBU yang dimiliki oleh salah satu Anak Perusahaan Pertamina yaitu PT Pertamina Retail akan dibangun di seluruh Tol Trans Jawa dan Trans Sumatera. SPBU tersebut akan menyediakan seluruh jenis BBM untuk transportasi darat, baik Pertamax Series, DEX series maupun Premium dan Solar," ujar Mas'ud.

Dengan adanya kerjasama ini, maka SPBU direst area yang dikelola akan terjamin pasokannya oleh PT Pertamina Retail. Jika dihitung, pada hari biasa kebutuhan rata-rata BBM di SPBU rest area tipe A mencapai 74 kiloliter.

Sementara pada momentum tertentu, misal mudik lebaran, kebutuhan akan BBM dapat melonjak menjadi 78 kiloliter. Pertamina menargetkan pembangunan 10 SPBU di ruas jalur tol akan terlaksana pada Juli 2019.

Direktur Operasi I Jasa Marga Mohammad Sofyan menambahkan hingga akhir tahun 2018, Jasa Marga menargetkan 984 Km jalan tol beroperasi. Dalam waktu dekat, Jalan Tol Solo-Ngawi Seksi Sragen-Ngawi sepanjang 51 Km pun siap dioperasikan. 

Dengan penambahan jalan tol baru yang beroperasi, Jasa Marga telah menyiapkan PT Jasamarga Properti (PT JMP) untuk mengelola TI/TIP. Salah satu poin yang menjadi fokus adalah penyediaan BBM di TI/TIP. 

"Jasamarga Properti tahun ini akan membangun 25 TIP/TI di seluruh ruas tol yang dikelola Jasa Marga dan kelompok usahanya. 25 unit yang dibangun merupakan rest area tipe A, dimana keberadaan SPBU menjadi salah satu indikatornya," ujar Sofyan.

Hingga tahun 2019, total rest area yang berada di ruas jalan tol Jasa Marga mencapai 57 unit, 28 unit diantaranya dikelola oleh PT JMP. Adapun rest area yang dikelola PT JMP di Pulau Jawa sebanyak 22 unit dengan rincian 15 unit merupakan tipe A sedangkan tujuh unit adalah tipe B. 

Untuk di luar Pulau Jawa, PT JMP masing-masing mengelola dua unit TIP tipe A di Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (Sumatera Utara), Jalan Tol Balikpapan-Samarinda (Kalimantan Timur) dan Jalan Tol Manado-Bitung (Sulawesi Utara).



(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id