Ilustrasi. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)
Ilustrasi. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)

Stok BBM Lebaran Aman di Atas 20 Hari

Ekonomi pertamina stok bbm
Suci Sedya Utami • 13 Mei 2019 13:09
Jakarta: Posko nasional Lebaran di sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan pasokan atau stok bahan bakar minyak (BBM) untuk memenuhi kebutuhan Lebaran dalam kondisi aman.
 
Ketua Posko Rida Mulyana mengatakan dari data PT Pertamina (Persero) yang dilaporkan pada 10 Mei lalu mengenai data sembilan jenis produk BBM, maka dapat dipastikan stok nasional berada dalam kecukupan hingga di atas 20 hari.
 
"Ada sembilan produk yang disediakan Pertamina. Semuanya di atas 20 hari," kata Rida di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Senin, 13 Mei 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dirjen Ketenagalistrikan ini merinci untuk BBM jenis premium pasokannya aman hingga 21 hari atau stoknya mencapai 1.118.277 kiloliter (kl). Begitu juga dengan pertalite yang mencapai 21 hari atau 1.103.505 kl.
 
Kemudian pasokan pertamax cukup untuk 22 hari atau setara 902.819 kl. Pertamax turbo 58 hari atau 34.585 kl. Solar atau biosolar 26 hari atau 1.983.640 kl.
 
Kemudian dexlite stoknya cukup untuk 27 hari atau sekitar 45.305 kl. Pertamina Dex 35 hari atau 36.437 kl. Kerosene 69 hari atau 108.863 kl. Serta avtur 48 hari atau sekitar 615.512 kl.
 
Selain Pertamina, ada juga stok BBM yang berasal dari badan usaha lain di antaranya PT AKR Corporindo Tbk dengan produk Akrasol cadangan pasokannya mencukupi untuk 34 hari atau sekitar 132.575 kl. Ada juga produk Akra 92 cadangannya sekitar 104 hari atau stoknya mencapai 4.115 kl.
 
Kemudian ada PT Total Oil Indonesia dengan produk Perf 90 cadangannya mencapai 159 hari atau sekitar 969 kl. Perf 92 untuk 47 hari atau 1.716 kl dan Perf 95 untuk 19 hari atau 131 kl.
 
Lalu PT Shell Indonesia dengan produk Super 92 cadangannya cukup untuk 33 hari dengan stok 21.108 kl. Vpower 95 untuk 30 hari atau 9.590 kl, Regular 90 untuk 127 hari atau 5.352 kl, dan Biodiesel untuk 32 hari atau 3.104 kl.
 
Selanjutnya PT Aneka Petroindo Raya dengan produk BP 90 cadangannya mencukupi hingga 75 hari atau stoknya sekitar 643 kl. BP 92 untuk 67 hari atau 979 kl, BP 95 untuk 57 hari atau 255 kl dan BP Diesel untuk 23 hari atau 75 kl.
 
Adapula yang terbaru dari PT Vivo Energy Indonesia dengan produk 89R cadangannya bisa mencapai 1.004 hari atau stoknya sebesar 20.081 kl. Produk 90R mencapai 2.938 hari atau sekitar 15.180 kl. Produk 92R mencapai 10 hari atau 557 kl dan produk 95R untuk 616 hari atau 3.210 kl.
 
Serta PT ExxonMobil Lubricants Indonesia dengan produk Mogas92R cukup untuk kebutuhan selama 765 hari atau stoknya mencapai 3.404 kl.
 
Lebih jauh Rida menambahkan pihaknya memprediksi puncak mudik berdasarkan data empiris kaitannya dengan konsumsi BBM akan berada pada H-5 Lebaran atau sekitar 31 Mei.
 
"Sementara arus balik diperkirakan puncaknya pada 8-9 Juni dengan asumsi tanggal 10 pada kembali masuk kerja," jelas dia.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif