SKK Migas. Foto : SKK Migas.
SKK Migas. Foto : SKK Migas.

SKK Migas Pelajari Sanksi Ganti Rugi Gugatan Proyek Flow Meter

Ekonomi skk migas
Suci Sedya Utami • 12 September 2019 21:06
Jakarta: Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) mengabulkan gugatan PT Global Haditech kepada Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) terkait pemasangan flow meter.
 
Dengan adanya keputusan tersebut SKK Migas harus membayarkan ganti rugi pada Global Haditech karena memutus kontrak pemasangan flow meter. Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan masih ingin mempelajari keputusan lengkap tersebut termasuk perkara ganti rugi.
 
"Saya belum lihat informasi (resmi) katanya begitu (diterima gugatan), berapa persen tuntutan yang dikabulkan dan kita masih pelajari atau itu keputusan final atau ada hukum yang lain,” kata Dwi saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis, 12 September 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) ini mengatakan tetap akan melanjutkan pemasangan flow meter. Dia bilang tahap awal persiapan yakni membuat desain baru pemasangan alat di beberapa titik. Titik itu masih dalam kajian untuk melihat wilayah yang paling efektif dipasangkan alat untuk mencatat penyaluran minyak dari sumur ke tempat tangki timbun hingga ke penjualan.
 
"Desain dulu. itu yang nanti lempar kualifiasi yang memenuhi. jadi nanti kualifikasi dari peserta itu spesifikasinya nya sudah lebih jelas. hasil akhirnya seperti apa ya juga sudah jelas," ujar Dwi.
 
PT Global Haditech merupakan kontraktor yang memenangkan tender pemasangan flow meter dengan anggaran di kontrak sebesar Rp58,19 miliar. SKK Migas dilaporkan Global Haditech ke arbitrase karena dianggap menyalahi kontrak dengan melakukan penghentian pemasangan flow meter.
 
SKK Migas menyatakan penghentian pemasangan karena menilai alat yang telah dipasang tidak bekerja secara maksimal dan tidak sesuai dengan harapan SKK Migas. Padahal sebelumnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan SKK Migas sudah mengidentifikasi sebanyak 200 lapangan blok migas yang akan dipasangi flow meter.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif