Vice President Public Relation PLN Dwi Suryo Abdullah. FOTO: Medcom.id/Desi Angriani.
Vice President Public Relation PLN Dwi Suryo Abdullah. FOTO: Medcom.id/Desi Angriani.

PLN Siapkan Rp840 Miliar Bayar Kompensasi Mati Listrik Massal

Ekonomi pln listrik padam
Desi Angriani • 30 Agustus 2019 20:02
Jakarta: PT PLN (Persero) menyiapkan dana sebesar Rp840 miliar untuk membayar kompensasi mati listrik massal pada 4 Agustus lalu. Dana tersebut akan dibayarkan kepada 21,9 juta pelanggan yang terdampak.
 
"Total kerugian 21,9 juta pelanggan, dana untuk kompensasi Rp840 miliar," ujar Vice President Public Relation PLN Dwi Suryo Abdullah, dalam diskusi energi di D'Consulate Resto and Lounge, Wahid Hasyim, Jakarta, Jumat, 30 Agustus 2019.
 
Dwi menjelaskan kompensasi akan diberikan sebesar 35 persen dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen golongan tarif adjustment, dan sebesar 20 persen dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen pada golongan tarif yang tidak dikenakan penyesuaian tarif tenaga listrik (non-adjustment).
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, pelanggan prabayar, pengurangan tagihan disetarakan dengan pengurangan tagihan listrik pascabayar. Khusus untuk pelanggan premium, PLN akan memberikan kompensasi sesuai Service Level Agreement (SLA) yang telah ditandatangani bersama.
 
Bagi pelanggan yang tinggal di apartemen, masalah kompensasi tergantung perjanjian antar penghuni apartemen dan pengelolanya. Sebab, penghuni apartemen membayar kebutuhan listrik ke pihak pengelola.
 
"Nah nanti bagaimana penghuninya, tentunya selama ini adakah perjanjian antara penghuni apartemen dengan pengelola apartemen," ungkap Dwi.
 
Adapun PLN akan memberikan kompensasi sesuai deklarasi Tingkat Mutu Pelayanan (TMP), dengan indikator lama gangguan. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 27 tahun 2017.
 
Besaran kompensasi yang diterima dapat dilihat pada tagihan rekening September 2019 atau pada bukti pembelian token pertama setelah 1 September 2019 untuk konsumen prabayar.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif