Kilang Balikpapan. (Foto: Medcom.id/Annisa Ayu)
Kilang Balikpapan. (Foto: Medcom.id/Annisa Ayu)

Pembangunan Kilang Balikpapan Bakal Bawa Efek Berantai

Ekonomi Kilang Balikpapan
29 Desember 2018 19:24
Jakarta: Pembangunan rencana induk pengembangan kilang (RDMP) Balikpapan oleh Pertamina akan dimulai dalam waktu dekat. Pembangunan kilang ini disebut bisa berdampak positif bagi peningkatan ekonomi, baik untuk jangka pendek maupun panjang.
 
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan Suharman Tabrani menyatakan pembangunan RDMP Balikpapan Pertamina diharapkan bisa menjadi pendorong bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal. "Misalnya dari aspek keuangan perbankan melalui transaksi dan perputaran dana. Bahkan, pertumbuhan ekonomi Balikpapan kita prediksi mencapai 4,6 persen pada 2019," kata Suharman seperti dilansir Antara, Sabtu, 29 Desember 2018.
 
Beberapa faktor pendongkrak laju pertumbuhan ekonomi, kata Suharman, adalah puncak pembangunan RDMP RU V, operasional Tol Balikpapan-Samarinda, berlanjutnya proyek pembangunan strategis, peningkatan konsumsi akibat banyaknya proyek strategis tersebut, potensi lokal pariwisata, dan perkembangan ekonomi kreatif.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Adanya megaproyek RDMP di tahun ini dapat berkontribusi cukup besar. Banyak sektor yang akan terkena dampak,” katanya.
 
RDMP Balikpapan juga diprediksi bisa memulihkan kinerja pembiayaan. Selama ini, kata dia, penyaluran kredit perbankan di Balikpapan sepanjang tahun lalu dilaporkan tumbuh minus 0,1 persen (yoy).
 
Lambatnya kinerja tersebut tak lepas dari langkah hati-hati yang diterapkan sejumlah bank karena risiko yang tinggi. “Pada 2018, peluang untuk memulihkan kinerja pembiayaan mulai muncul, salah satunya dari proyek pengembangan kilang (RDMP) Pertamina,” kata dia.
 
Baca: Kilang Balikpapan Naikkan Produksi BBM Ramah Lingkungan
 
Pengamat ekonomi Universitas Mulawarman Aji Sofyan Effendi juga memprediksi proyek tersebut akan meningkatkan pendapatan. "Sisi positif lain adalah berkembangnya sektor UMKM, seperti warung dan pedagang kecil lain. Sektor tersebut antara lain bisa mem-back up jalur distribusi makanan," katanya.
 
Selain itu, menurut dia, transaksi perbankan di Balikpapan pun bisa terdongkrak. Keberadaan kilang bisa menggerakkan transaksi anggota masyarakat kepada bank. Untuk jangka panjang, Aji menyebut bahwa proyek kilang tersebut bisa memperkuat ketahanan energi nasional.
 
"Dampak positif ini juga langsung menyentuh masyarakat karena energi memang menyangkut hajat hidup orang banyak," katanya.
 
Pembangunan RDMP Pertamina untuk kilang Balikpapan memasuki fase baru, terutama setelah penandatanganan kontrak pelaksanaan rancangan konstruksi (engineering, procurement and eonstruction) dan ruang lingkup pembangunan kilang baik inside battery limit (IBL) maupun outside battery limit (OSBL).
 


 

(UWA)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif