<i>Gross Split</i> Bukan Penyebab Menurunnya Investasi Migas
Ilustrasi (MI/ADAM DWI)
Jakarta: Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) membantah penerapan skema gross split menjadi penyebab menurunnya investasi hulu minyak dan gas bumi (migas). Adapun keputusan investasi para investor lebih dipengaruhi oleh tingkat Internal Rate of Return (IRR).

"Kalau dia investasi, berapa IRR yang didapatkan. Mau pakai skema gross split atau apapun enggak berpengaruh," kata Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi, dalam kunjungan kerjanya di Ciloto, Jawa Barat, Kamis, 8 November 2018.

Selain itu, tambah Amien, keputusan investasi dipengaruhi oleh kepastian, termasuk kepastian hukum dan regulasi. Hal ini yang juga memengaruhi iklim investasi di migas. "Apakah aturannya akan berlaku terus, atau jangan-jangan ketika investasi malah diganti," tuturnya.

Berdasarkan catatan SKK Migas, investasi migas pada kuartal III-2018 baru mencapai 56 persen dari target. Adapun investasi yang terealisasi baru berada pada kisaran USD8 miliar, sementara target tahun ini sebesar USD14,2 miliar. Hingga akhir tahun, investasi hulu migas diperkirakan hanya mencapai USD11,2 miliar atau sekitar 79 persen dari target.

Amien menambahkan belum tercapainya target investasi juga karena belum ditemukannya cadangan migas yang besar. "Akan ada investasi besar kalau ditemukan cadangan yang besar. Kalau tidak ada cadangam pasti enggak dibangun fasilitas produksi. Artinya tidak membangun investasi yang besar," tukasnya.

Tidak hanya investasi, penurunan di sektor hulu migas pun terjadi pada jumlah produksi. Hingga 31 Oktober 2018, produksi minyak bumi tercatat 776 ribu barel per hari, masih di bawah target APBN sebesar 800 ribu barel per hari.

Di sisi lain, penggantian cost recovery justru semakin meningkat. Hingga September 2018, biaya yang dikeluarkan mencapai USD8,73 miliar dari target APBN 2018 sebesar USD10,09 miliar.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id