Direktur Utama PGN Gigih Prakoso (tengah). (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)
Direktur Utama PGN Gigih Prakoso (tengah). (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)

Akuisisi PGN-Pertagas Rampung, Pembayaran Kedua via Surat Utang

Ekonomi perusahaan gas negara (pgn) pertagas holding migas
Annisa ayu artanti • 11 Januari 2019 18:46
Jakarta: PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) telah melunasi transaksi akuisisi anak usaha PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Gas (Pertagas) beserta cucu-cucu usahanya senilai Rp20,18 triliun.

Transaksi pertama telah dilakukan dengan pembayaran tunai sebesar Rp10,09 triliun. Sedangkan pembayaran berikutnya dilakukan melalui penerbitan surat utang yang diberikan kepada Pertamina.

"Pembayaran dilakukan dua kali, kalau 50 persen pertama tunai. Selebihnya kita terbitkan surat utang ke Pertamina sejumlah 50 persen jatuh tempo enam bulan sejak tanda tangan kontrak di 28 Desember," kata Direktur Utama PGN Gigih Prakoso di Kantor PGN, Jakarta, Jumat, 11 Januari 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Dengan demikian, tegas Gigih, setelah ditandatanganinya Perjanjian Jual Beli (Sales Purchase Agreement/SPA) pada 28 Desember 2018 lalu, akuisisi beserta transaksi telah selesai. "Itu sudah secara legal dipastikan lunas kepada Pertmaina tinggal lunasi yang jatuh tempo. Kita pikirkan pendanannya tapi secara kontrak itu sudah deal dan selesai sehingga secara proses sudah dinyatakan selesai," jelas dia.

Seperti diketahui, besaran nilai akuisisi Rp20,18 triliun merupakan hasil valuasi PT Pertagas beserta anak-anak usahanya yakni PT Perta Arun Gas, PT Perta Daya Gas, PT Perta-Samtan Gas, dan PT Perta Kalimantan Gas.

 


(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi