Formula Harga Premium Ikuti Pergerakan Minyak Dunia

Suci Sedya Utami 23 November 2018 16:55 WIB
premium
Formula Harga Premium Ikuti Pergerakan Minyak Dunia
Ilustrasi. (FOTO: AFP)
Jakarta: Pemerintah tengah merumuskan perubahan formula harga bahan bakar minyak (BBM) penugasan jenis premium. Pemerintah menilai formula harga premium saat ini perlu disesuaikan.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengatakan penyesuaian tersebut mengikuti pergerakan harga minyak dunia sejak 2017. Tahun lalu pergerakan minyak dunia mengalami penguatan.

"Kan formulanya sudah lama waktu itu sementara harga minyak, harga perolehan, harga pengangkutan dan lain-lain sudah berubah. Nah formulanya kita adjust, disesuaikan dengan kondisi harga minyak sejak 2017," kata Arcandra di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Jumat, 23 November 2018.

Arcandra mengatakan formula anyar nantinya bakal mencerminkan harga keekonomian yang sesungguhnya. Dia bilang PT Pertamina (Persero) akan mendapatkan formula harga yang mencerminkan biaya mendekati yang mereka keluarkan.

"Formula ini mencerminkan real cost Pertamina," ujar dia.

Lebih jauh dia menambahkan nantinya Peraturan Presiden Nomor 43 Tahun 2018 Tentang Perubahan Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 Tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran akan direvisi.

Sebagai informasi dalam pasal 14 ayat sembilan Perpres tersebut dikatakan bahwa Menteri dapat menetapkan harga jual eceran jenis BBM khusus penugasan berbeda dengan perhitungan formula sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dengan mempertimbangkan antara lain:
a. Kemampuan keuangan negara.
b. Kemampuan daya beli masyarakat.
c. Ekonomi riil dan sosial masyarakat.

Di ayat 10 dikatakan Menteri menetapkan harga jual eceran Jenis BBM khusus penugasan berdasarkan rapat koordinasi yang dipimpin oleh menteri yang mengoordinasikan bidang perekonomian, dalam hal terdapat perubahan harga.

Sebagai informasi rata-rata realiasai harga minyak Indonesia (ICP) sepanjang 2017 sebesar USD51,19 per barel. Angka ini naik 27 persen dibanding dengan ICP rata-rata 2016 sebesar USD40,13 per barel.

Bila dilihat dari pergerakannya harga minyak dunia mulai merangkak ke level USD60-an per barel di akhir 2017 dari sebelumnya di awal tahun berada di posisi USD50-an per barel.



(AHL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id