"Minggu ini belum bisa ekspor. Baru mulai pengapalan. Dia harus bayar uang jaminan pembangunan smelter baru bisa ekspor," tukas Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM, R Sukhyar, seusai acara Strategi Hilirisasi dan Masa Depan Sektor Pertambangan, di Wisma Antara, Jakarta, Selasa (23/9/2014).
Jika peringatan tersebut tidak dindahkan, maka pemerintah mengancam akan bertindak tegas pada Newmont. "Kalau belum bayar, kita bisa tahan kapalnya," tegas Sukhyar.
Newmont direncanakan membayar uang jaminan pembangunan Smelter sebesar USD25 juta pada Kementerian ESDM pada hari ini. "Dia janji mau bayar uang jaminan hari ini," singkatnya.
Sukhyar melanjutkan, selepas membayar uang jaminan smelter, barulah Newmont diizinkan untuk mengekspor konsentrat tembaga sebanyak 350 ribu ton selama tiga tahun.
"Kalau sampai akhir tahun mereka baru ambil dari gudang hanya 160 ribu ton konsentrat. Sisanya di gudang dipakai untuk tahun depan," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News