Ilustrasi. (FOTO: MI/Panca Syurkani)
Ilustrasi. (FOTO: MI/Panca Syurkani)

Pertamina Alirkan Lebih dari 400 Ribu Liter BBM di Jalur Mudik

Ekonomi pertamina Mudik Lebaran 2019
Suci Sedya Utami • 03 Juni 2019 11:20
Jakarta: Kepadatan pemudik semakin terlihat di H-3 jelang Idulfitri 1440 H. Hal ini tercermin dari tingginya penyaluran BBM baik yang melalui SPBU maupun layanan tambahan non-SPBU.
 
PT Pertamina (Persero) mencatat penyaluran BBM di titik tambahan non-SPBU seperti SPBU Modular maupun Kios Pertamina Siaga mencapai 417 ribu liter. SPBU Modular merupakan lembaga penyalur yang memiliki sarana dan fasilitas yang dapat berpindah, yang didirikan sebagai alternatif bangunan untuk memenuhi kebutuhan BBM di lokasi tertentu.
 
VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman menjelaskan total volume tersebut merupakan realisasi penyaluran yang terjadi di wilayah Sumatera Bagian Utara, Sumatera Bagian Selatan, Jawa Bagian Barat, Jawa Bagian Tengah hingga Jawa Bagian Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus).
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tingginya jumlah pemudik berbanding lurus dengan meningkatnya permintaan BBM terutama di wilayah mudik. Namun hal ini sudah diantisipasi oleh Pertamina dengan melakukan penambahan titik-titik layanan BBM," kata Fajriyah dalam keterangan resminya, Senin, 3 Juni 2019.
 
Secara total, Pertamina melakukan penambahan layanan BBM di 62 titik. Terdiri dari dua titik di Sumatera Bagian Utara, 16 titik di Sumatera Bagian Selatan, 16 titik di Jawa Bagian Barat, 15 titik di Jawa Bagian Tengah dan 13 titik di Jawa Bagian Timur, Bali & Nusa Tenggara (Jatimbalinus). Titik layanan tambahan ini untuk memperkuat layanan SPBU Reguler di sepanjang jalur tol Trans Sumatera dan Jawa.
 
"Sampai saat ini seluruh titik layanan tambahan tersebut dapat beroperasi dengan baik dan melayani masyarakat dengan optimal. Fungsi utama layanan tambahan ini adalah untuk memecah antrean pengisian BBM di SPBU reguler, sehingga masyarakat memiliki lebih banyak alternatif untuk melakukan pengisian BBM," tutur dia.
 
BBM Kualitas Tinggi Lebih Diminati
 
Hingga saat ini, kenaikan konsumsi BBM tercatat mencapai 8,8 persen untuk jenis gasoline dan 0,3 persen untuk jenis gasoil dibandingkan normal.
 
Kenaikan tertinggi terjadi pada jenis Pertamax Turbo yang mencapai 23 persen dibandingkan kondisi normal. Disusul jenis dex yang naik hingga 15 persen dibandingkan situasi biasanya.
 
"Permintaan yang tinggi terhadap Pertamax Turbo dan dex ini menunjukkan minat masyarakat terhadap BBM berkualitas tinggi yang juga semakin tinggi," ujar Fajriyah.
 
Selain menyediakan titik tambahan untuk pengisian BBM, Pertamina juga menyediakan layanan Motorist pengantar BBM untuk konsumen yang membutuhkan dan juga Rumah Pertamina Siaga sebagai tempat istirahat para pemudik.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif