Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani. FOTO: Medcom.id/Suci Sedya Utami.
Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani. FOTO: Medcom.id/Suci Sedya Utami.

Rencana Kerja PLN Usai Disuntik Rp5 Triliun

Ekonomi pln pmn
Annisa ayu artanti • 02 Desember 2019 15:29
Jakarta: PT PLN (Persero) sudah memiliki rencana penggunaan dana sebesar Rp5 triliun dari Penyertaan Modal Negara (PMN).
 
Pelaksana Tugas Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani menyebutkan penggunaan dana terbesar untuk pembangunan pembangkit, transmisi dan gardu induk, serta distribusi listrik desa.
 
Sebesar Rp3,78 triliun akan digunakan untuk pembangunan transmisi dan gardu induk di wilayah regional Sumatera, Jawa bagian Barat, Jawa bagian Timur, Kalimantan, dan Sumatera.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Rp3,7 triliun adalah untuk bidang transmisi dan gardu induk," kata Sripeni saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR-RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 2 Desember 2019.
 
Sementara untuk pembangunan pembangkit, Sripeni menyebutkan mendapat alokasi dana Rp1 triliun. Rencananya PLN akan membangun pembangkit di Sumatera, Jawa bagian timur dan Nusa Tenggara, serta Maluku dan Papua.
 
"Lalu, Rp219 miliar untuk distribusi dan listrik desa. Sehingga total (PMN) Rp5 triliun," ucap Sripeni.
 
Di lokasi yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan, suntikan modal negara tahun depan sebesar Rp17,7 triliun kepada tujuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020. Alokasi Penyertaan Modal Negara (PMN) terbesar dialokasikan kepada PLN. PLN katanya akan menggunakan dana tersebut untuk menjalankan proyek-proyek ketenagalistrikan.
 
"PLN dapat suntikan Rp5 triliun untuk pembangunan program pembangkit tenaga listrik termasuk EBT, listrik desa, dan percepatan di wilayah 3T," kata Ani sapaannya dalam rapat kerja bersama Komisi XI di Gedung DPR RI.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif