Menteri Perdagangan M Lutfi. Foto: dok Briefer.
Menteri Perdagangan M Lutfi. Foto: dok Briefer.

Aplikasi Briefer Dorong Kemajuan Ekonomi Digital di Indonesia

Medcom • 04 November 2021 15:04
Jakarta: Platform kolaborasi komunikasi berbasis cloud di Indonesia, Briefer, dinilai dapat dapat mendorong kemajuan ekonomi kreatif dan digital di Tanah Air. Platform ini mendapat respons positif dari berbagai tokoh di kalangan pemerintahan dan regulator di industri keuangan.
 
Menteri Perdagangan M Lutfi, Menteri Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, dan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti menyambut positif kehadiran Briefer.
 
"Semoga kehadiran Briefer dapat menjadi wadah bagi pelaku UKM serta para pegiat komunikasi dan konten kreatif untuk melakukan kolaborasi sehingga dapat bersama-sama memajukan ekonomi digital di Indonesia," ujar Mendag Lutfi, dalam keterangan resminya, Kamis, 4 November 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Mendag Lutfi, dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia, Indonesia saat ini sedang dalam transformasi untuk menjadi kekuatan ekonomi digital terbesar di dunia. Dia memproyeksikan pada 2030 nilai ekonomi digital Indonesia akan mencapai Rp4.531 triliun atau setara 18 persen dari PDB dalam negeri.
 
"Oleh karena itu, kami sangat mendorong kehadiran dan pertumbuhan startup baru di Indonesia seperti Briefer untuk menjadi salah satu tulang punggung ekonomi digital nasional," jelasnya.
 
Baca: Platform Kolaborasi Jadi Tren Baru di Dunia Kerja
 
Terpisah, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia pun menaruh harapan yang sama atas kehadiran Briefer. Dia berharap platform ini bisa menjadi titik temu digital untuk kolaborasi pelaku UMKM dengan industri komunikasi dan industri kreatif di Indonesia. Sehingga, kehadiran Briefer dapat lebih meningkatkan pertumbuhan ekonomi digital di Tanah Air.
 
Aplikasi Briefer Dorong Kemajuan Ekonomi Digital di Indonesia
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. Foto: dok Briefer.
 
"Ini adalah suatu platform yang memudahkan bagi pelaku-pelaku industri kreatif yang akan membesarkan produknya dan produk dari UMKM sendiri. Semoga dapat menghasilkan dan mengakselerasi ekonomi digital dan kreatif di Indonesia ke depan," ujarnya.
 
Sementara itu, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti mengatakan kehadiran Briefer sangat menarik karena di era digital komunikasi terjadi sangat cepat. Briefer bisa menjadi wadah sehingga kebutuhan komunikasi akan lebih tepat dan cepat.
 
"Dan saya rasa dengan keberadaan Briefer ini akan sangat membantu, bukan hanya mengembangkan ekosistem dari seluruh pelaku di sektor komunikasi. Tapi juga akan membuat segala transaksi dan pengembangan dari industri komunikasi ini akan menjadi semakin optimal," tuturnya.
 
Diluncurkan oleh PT Kreasi Komunikasi Digital, unit strategis dari IGICO Advisory, Briefer
dibangun di berbagai operating system. Aplikasi ini memungkinkan para praktisi bekerja
sama dengan pelaku bisnis, UKM, organisasi maupun pemerintah di berbagai daerah di
Indonesia.
 
Aplikasi Briefer Dorong Kemajuan Ekonomi Digital di Indonesia
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti. Foto: dok Briefer.
 
PT Kreasi Komunikasi Digital menghadirkan aplikasi Briefer dengan harapan dapat mendorong tumbuhnya manajemen komunikasi yang sehat di era disrupsi teknologi informasi dan mendukung berkembangnya ekonomi digital di Indonesia.
 
Sebelumnya, Founder & Chief Executive Officer Briefer Aditya Sani, menjelaskan peluncuran platform ini merupakan upaya terobosan dan new way of working di era digital yang mampu mendukung serta memfasilitasi dinamika kebutuhan industri komunikasi. Briefer menyediakan tempat bagi setiap pelaku komunikasi khususnya tenaga lepas supaya bekerja dengan standar yang setara dalam sebuah ekosistem.
 
"Kami melihat adanya ketimpangan keahlian dan standar kerja di antara tenaga lepas di industri komunikasi, utamanya antara kota besar dengan area sekunder yang berdampak pada kesejahteraan ekonomi para pelaku. Kami hadir untuk menjawab masalah dan tantangan tersebut dengan membangun teknologi yang tepat guna, serta berkolaborasi dengan mereka yang memiliki pengalaman dan spesialisasi khusus di bidang komunikasi dari berbagai daerah untuk memenuhi kebutuhan pelaku UKM, bisnis, organisasi maupun pemerintah," kata Aditya.
 
Briefer dirancang bagi para praktisi komunikasi yang berfokus pada bidang public relations, brands, dan keahlian terkait lainnya. Aplikasi ini dibangun menggunakan beberapa lapis teknologi hybrid yang memungkinkan pengelolaan aplikasi berbasis Android, iOS dan web
dilakukan secara simultan.
 
Dengan mendengarkan berbagai aspirasi dari para pelaku industri, pada tahap awal ini, Briefer memperkenalkan lima produk komunikasi yaitu pembuatan siaran pers atau artikel, media monitoring, penyelenggaraan webinar atau event secara virtual, mencari videografer/fotografer dan talenta untuk mendukung penyelenggaraan event.
 
(AHL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif