"Ada peningkatan 15-20 persen dari suasana biasanya," kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Aprindo Roy Nicholas Mandey kepada Medcom.id, Sabtu, 28 Maret 2020.
Roy mengungkapkan sekitar 60 persen industri ritel moderen telah menerapkan pemesanan melalui aplikasi atau sabungan telepon. Barang kebutuhan konsumen bisa langsung diantar ke rumah tanpa perlu mendatangi toko ritel atau pusat perbelanjaan.
Hal ini juga menjadi langkah untuk mendukung upaya pemerintah dalam mengatasi penyebaran virus tersebut. "Ini bagian juga untuk mengamanan physical distancing, enggak ramai-ramai dalam toko dan supaya masyarakatat jaga kesehatan di rumah, biar kami yang mengantarnya," tutur dia.
Meski demikian, masih banyak konsumen yang berbelanja secara konvensional dengan mendatangi gerai. Biasanya peningkatan kunjungan terjadi pada saat menjelang Ramadan. Pasalnya, masyarakat lebih memilih untuk mengamankan stok dengan berbelanja lebih awal untuk menghindari keluar rumah.
"Ada peningkatan kunjungan, sekarang mereka datang sekaligus mau nyetok barang di umah buat puasa maupun jaga-jaga supaya enggak sering keluar rumah," jelas Roy.
Adapun Aprindo memiliki tipe ritel moderen mulai dari minimarket, supermarket, hypermarket, grosir, departement store hingga speciality store. Jumlah anggota Aprindo mencapai sekitar 600 dengan 45 ribu gerai yang tersebar di seluruh Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News