UMKM. Foto : MI/Hendrik.
UMKM. Foto : MI/Hendrik.

Marketplace Waralaba Bantu Pelaku UMKM Kembangkan Usaha

Husen Miftahudin • 06 Desember 2020 12:16
Jakarta: Meredanya dampak pandemi covid-19 membuat seluruh sektor mulai bergeliat, tak terkecuali para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Bahkan, sektor UMKM ini diharapkan dapat menopang kebangkitan ekonomi.
 
Sayangnya sebagian besar pelaku UMKM seringkali terkendala kapasitas akses informasi. Kondisi inilah yang membuat marketplace waralaba Ovento tergerak untuk membantu pelaku UMKM mengembangkan usaha mereka. Ovento merupakan marketplace peluang usaha yang memenuhi kebutuhan pelaku usaha seperti akuisisi waralaba (franchise), peluang usaha, keagenan, hingga lisensi.
 
"Ide cemerlang ini berawal dari pengalaman tim Ovento yang kesulitan membuka franchise boba di Jakarta. Karena sulitnya akses informasi dan proses akuisisi  tersebut, timbullah ide untuk membuat marketplace terintegrasi dengan metode yang terstandardisasi dan linear," ungkap Founder dan CEO Ovento Yoshiki Rafi Rachmadi dalam keterangan resminya, Minggu, 6 Desember 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Yoshiki menjelaskan awal berdirinya Ovento saat timnya melakukan penelitian industri waralaba dan peluang usaha di eksibisi dan pameran. Riset tersebut menunjukkan bahwa 96 persen koresponden tertarik untuk menggunakan marketplace untuk membeli lisensi peluang usaha dan waralaba.
 
"Di sinilah Ovento melihat kesempatan besar untuk membuat ekosistem yang dapat membantu wirausahawan dan pengusaha yang ingin berekspansi. Ovento  bisa di akses melalui https://ovento.co.id dikuatkan dengan lima pilar produk yang sangat penting," tegasnya.
 
Pilar pertama yaitu data analitik adalah. Fitur ini memungkinkan penjual atau peluang usaha/vendor dapat melihat data pengunjung, permohonan, dan juga pembatalan.
 
Kedua yakni gateway pembayaran yang aman dengan opsi pembayaran fleksibel. Dalam hal ini pembeli dapat memilih opsi pembayaran di Ovento menggunakan kartu debit atau kredit, virtual account semua bank besar, hingga Kredivo (jika berlaku).
 
"Untuk penjual, mereka juga dapat mengatur pembayaran peluang usaha sesuai keinginan mereka dengan implementasi instalasi," papar dia.
 
Ketiga, melalui kemitraan dengan privyID, Ovento kini memiliki akses pada sistem e-signing terintegrasi. Penjual dan pembeli dapat melakukan tanda tangan dokumen (MoU) dan perjanjian kerja sama yang sudah disahkan dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE 2008).
 
Keempat, fitur instant messaging yang akan membantu komunikasi antara calon pembeli dan penjual untuk berdiskusi mengenai prospek lokasi dan negosiasi selanjutnya. Pilar kelima, calon pembeli peluang usaha dapat melihat lokasi properti yang ideal untuk membuka cabang usahanya, dan profil properti tersebut bisa dikirim kepada penjual melalui instant message Ovento di mana proses ini akan jauh lebih efisien untuk pemilihan lokasi idaman.
 
"Di samping membuat marketplace ini, Ovento juga bertujuan untuk memberi edukasi mengenai 'the new norm of franchising and venture opportunities' karena banyaknya proses akuisisi yang ketinggalan zaman dan tidak transparan. Dalam hal ini tim Ovento membimbing transparansi kepada masyarakat untuk investasi yang aman dan terjamin," tegas Yoshiki.
 
Yoshiki optimistis dengan menyediakan marketplace yang aman dan terjamin dapat membantu industri peluang usaha di Indonesia berkembang dan berekspansi ke luar negeri. Termasuk segmen UMKM yang bisa memperluas usahanya ke daerah-daerah terpencil.
 
"Kedepanya Ovento ingin berafiliasi dengan pemerintah daerah untuk mencari para UMKM yang mempunyai prospek bisnis model yang baik, dan membantu mereka berekspansi ke seluruh pelosok Indonesia bahkan luar negeri," pungkas Yoshiki.
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif