Chief Executive Officer (CEO) DANA Vincent Iswara - - Foto: Medcom
Chief Executive Officer (CEO) DANA Vincent Iswara - - Foto: Medcom

Bos DANA Ogah Komentar Isu Merger dengan OVO

Ekonomi merger ovo Dana layanan digital
Husen Miftahudin • 19 Juni 2020 18:46
Jakarta: Chief Executive Officer (CEO) DANA Vincent Iswara enggan berkomentar soal isu merger antarperusahaan teknologi finansial berbasis dompet digital, DANA dan OVO. Saat ini Vincent hanya ingin fokus meningkatkan layanan digitalnya di masa pandemi covid-19.
 
"Soal kabar DANA merger dengan OVO kita tidak comment dari market rumor. Kita benar-benar sekarang konsentrasi membuat produk-produk dan services yang bisa membantu masyarakat Indonesia," ujar Vincent dalam telekonferensi di Jakarta, Jumat, 19 Juni 2020.

 
Vincent mengungkapkan selama masa pandemi di tengah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), perusahaan menetapkan bekerja dari rumah (Work from Home) bagi para pegawainya. Penerapan tersebut justru membuat produktivitas perusahaan meningkat hingga 20 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bahkan dari Maret sampai pertengahan Mei 2020, perusahaan mampu menghadirkan 20 produk dan layanan baru. Misalnya portal siaga covid-19, konsultasi kesehatan secara digital, hingga home shopping and nearby.
 
"Ada dua fitur yang tumbuh signifikan dan menarik. Pertama fitur donasi yang tumbuh enam kali lipat dibandingkan sebelum PSBB dan transaksi groceries yang tumbuhnya sampai empat kali," urai Vincent.
 
Sementara, transaksi pembayaran dompet digital DANA mencatatkan pertumbuhan signifikan selama masa pandemi. Dari Januari hingga pertengahan Mei 2020, transaksi dompet digital DANA mengalami kenaikan hingga 50 persen.
 
Kenaikan tersebut ditopang oleh penggunaan transaksi secara daring (online) yang tumbuh sebesar 15 persen. Sementara transaksi luring (offline) hanya tercatat tumbuh enam persen.
 
Jumlah pengguna DANA juga terus bertambah seiring percepatan proses digitalisasi masyarakat. Hingga akhir April 2020 tercatat pengguna DANA mencapai lebih dari 40 juta.

 
"Dari awal tahun sampai sekarang sebenarnya masih lumayan, dan mengalami pertumbuhan yang masih baik. Jadi kalau kita melihat bahwa DANA ini sekarang sampai akhir April sudah mendapatkan penggunaan lebih dari 40 juta, meningkat dari 30 juta di akhir 2019," tutup Vincent.  
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif